Diet Keto atau Diet Ketogenik yang Harus Diketahui

diet keto

GoDok- Diet KetoAnda tentu pernah mendengar istilah tersebut. Diet tersebut juga sudah dilakukan beberapa selebriti di Indonesia, seperti desainer busana kondang Ivan Gunawan. Namun, tahukah apa itu diet keto adalah kepanjangan dari diet ketogenik. Apa yang membedakan diet ketogenik dengan diet biasa?

Simak penjelasan mengenai diet keto atau ketogenik berikut!

Diet keto tersebut merujuk pada pola diet yang memangkas habis dan mengurangi konsumsi karbohidrat, dan menggantinya dengan kandungan lemak yang tinggi. Menurut Helathline.com, dengan mengganti asupan karbohidrat dan menggantinya dengan lemak, tubuh akan meresponsnya dengan keadaan metabolisme yang disebut dengan ketosis.

Ketosis sendiri merupakan keadaan alami metabolisme tubuh yang mengolah lemak menjadi energi, dibandingkan mengolah karbohidrat. Keadaan tersebut dianggap efisien bagi tubuh dalam membakar lemak. Hal tersebut juga dapat mengubah keton di dalam hati, yang dapat menyuplai energi bagi otak melalui pengolahan asam lemak dari makanan.

Lantas, apa saja kegunaan diet keto bagi tubuh?

1. Menurunkan berat badan

Manfaat yang satu ini tentu menjadi tujuan utama dari diet keto. Berdasarkan hasil penelitian, individu yang melakukan diet ini  mampu mengurangi 2,2 kali lebih banyak berat badan dibandingkan pola diet yang benar-benar tidak mengonsumsi karbo dan rendah lemak.

2. Mengurangi kandungan gula dalam darah

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Popsugar.com, dengan mengonsumsi banyak karbohidrat, tubuh akan menghasilkan glukosa dan insulin. Pada kondisi normal, glukosa dan insulin digunakan sebagai sumber energi tubuh. Namun, terlalu banyak kandungan keduanya juga tidak baik dan dapat menyebabkan penyakit serta berat badan berlebih. Jenis dier ini juga diketahui baik bagi penderita diabetes.

3. Menyembuhkan penyakit

Ternyata, diet keto juga dapat mengurangi berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, hingga epilepsy, Alzheimer, parkinson, jerawat, hingga kanker. Hal tersebut dikarenakan rendahnya kandungan gula dan insulin di dalam tubuh yang membawa berbagai penyakit.

Selama Anda melakukan diet ini, tentunya ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari, terutama makanan yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi, terutama nasi.

Beberapa makanan yang harus dihindari adalah:
  • Makanan olahan dengan kandungan gula yang tinggi: soda, jus buah, kue, es krim, permen.
  • Buah, kecuali dengan porsi kecil untuk beri dan stroberi
  • Umbi-umbian, seperti kentang, wortel, dll.
  • Gandum, seperti di dalam pasta, nasi, sereal, dan lain-lain.
Lantas, makanan apa yang harus dikonsumsi?
  • Daging-dagingan, seperti daung merah, steak, ham, sosis, bacon, ayam, kalkun
  • Ikan-ikanan, salmon, tuna, mackerel, ikan trout
  • Telur, terutama telur yang diolah dengan pasturisasi dan omega-3
  • Keju yang belum diolah: cheddar, goat, krim, blue, atau mozzarella
  • Alpukat, baik secara utuh atau sudah diolah menjadi guacamole.
  • Kacang-kacangan, seperti almond, biji chia, biji labu, walnuts, dan lain-lain.

Diet keto bukan berarti bisa dilakukan tanpa ada efek samping. Terkadang, ada kondisi seperti flu keto, yaitu keadaan tubuh yang merasa lemah, yang dapat meningkatkan rasa kelaparan, sulit tidur, mabuk, tidak nyaman pada pencernaan, dan kurangnya energi saat berolahraga. Namun, flu keto bisa berakhir dalam hitungan hari. Jangan terlalu memusingkan diet ini, dan Anda juga boleh mencari suplemen mineral sebagai bantuan. Anda juga tetap diwajibkan untuk makan 3 kali sehari, ketika sarapan, makan siang, dan makan malam. Tentunya dengan menu makanan yang sesuai dengan diet ini.

Itu tadi penjelasan mengenai diet keto yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.