Dampak Penggunaan Panty Liner Setiap Hari

dampak penggunaan panty liner

Go Dok- Dampak penggunaan panty liner- Penggunaan panty liner memang terasa praktis. Ukurannya yang kecil dan tipis membuat Anda bisa bebas beraktivitas tanpa merasa terganggu dengan pakaian dalam yang kotor. Jika ada noda, Anda hanya perlu membuangnya dan menggantinya dengan yang baru sehingga tidak mengenai celana dalam Anda. Bahkan, Anda pun kerap menggunakannya setiap hari untuk menangani keputihan Anda. Eits, padahal penggunaan panty liner setiap harinya bukan kebiasaan yang sehat lho! Mengapa penggunaan panty liner setiap hari tidak baik bagi kesehatan?

Simak dampak  penggunaan panty liner setiap hari berikut ini! 

Dampak  penggunaan panty liner- Menggunakan panty liner setiap hari tidak hanya dapat membuat iritasi pada bagian kewanitaan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit infeksi jamur. Hal tersebut dikarenakan bahan yang digunakan dalam panty liner memerangkap banyak kelembapan. Bagian belakang panty liner biasanya terbuat dari plastik dan antiair, sehingga daerah tersebut tidak terkena udara dan menjebak panas di dalam daerah tersebut.

Sementara itu, tempat yang lembap dan tertutup seperti bagian kewanitaan merupakan tempat terbaik untuk jamur dan bakteri berkembangbiak. Bakteri dan jamur tersebutlah yang kemudian akan menyebabkan adanya infeksi.

Biasanya, panty liner digunakan wanita untuk “menampung” keputihan yang keluar, sehingga bagian tersebut mudah dibersihkan. Selain itu, panty liner juga berguna untuk mencegah noda yang tidak diinginkan pada celana dalam Anda. Hal tersebut tidak dilarang ketika Anda menggunakannya selama beberapa hari menjelang menstruasi di saat keputihan sedang banyak-banyaknya.

Namun, kenyataannya, penggunaan panty liner setiap hari dan dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan keputihan yang semakin parah. Bahkan, keputihan yang berlebihan tersebut juga merupakan salah satu indikasi Anda telah mengalami infeksi. Anda tidak ingin hal tersebut terjadi bukan?

Dampak  penggunaan panty liner- Selain itu, menurut Steptohealth.com, penggunaan panty liner berlebihan dapat memberikan rasa terbakar dan iritasi pada bagian bibir kemaluan yang dapat mengganggu Anda. Tidak hanya itu, rasa tidak nyaman dan iritasi tersebut juga dapat memengaruhi kepercayaan Anda yang berimbas pada kenyamanan hubungan seksual Anda dengan pasangan.

Jika Anda benar-benar membutuhkan penggunaan panty liner, usahakan Anda tidak menjadi ketergantungan. Jika memang Anda bermasalah pada keputihan, Anda bisa memeriksakan kesehatan kewanitaan Anda kepada ahlinya untuk tindakan lebih lanjut dibandingkan hanya ditangani oleh penggunaan panty liner setiap harinya.

Selain itu, Anda juga harus memerhatikan bahan panty liner yang akan Anda gunakan. Pastikan bahannya masih memberikan bagian kewanitaan Anda untuk bernapas. Pemberian ventilasi terhadap bagian tersebut dapat mengurangi tingkat kelembapan dan potensi infeksi di kedepannya. Jangan lupa padankan dengan celana dalam yang berbahan katun untuk ventilasi lebih.

Dampak  penggunaan panty liner- Anda juga harus mengganti setiap 4 hingga 6 jam sekali. Namun, Anda juga boleh segera menggantinya ketika panty liner sudah mulai terasa lembap. Jangan pernah menggunakan panty liner yang sama dalam jangka waktu lama karena bakteri dapat berkembangbiak. Selain itu, pastikan tangan Anda bersih terlebih dahulu ketika mengganti panty liner agar tidak terkontaminasi.

Jika terdapat tanda-tanda infeksi pada bagian kewanitaan Anda, biasakan Anda tidak mendiagnosis sendiri penyakitnya. Mengunjungi dokter untuk tindakan lebih lanjut akan sangat tepat untuk menghindari infeksi yang lebih parah dan memberikan penyembuhan yang lebih cepat. Selain itu, jika terdapat tanda-tanda iritasi atau infeksi sebaiknya Anda hentikan penggunaan panty liner tersebut.

Itu tadi dampak penggunaan panty liner setiap hari beserta alasannya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari SmartphoneDownload aplikasinya di sini.