Cara Tepat Kenalkan Organ Reproduksi pada Anak

cara tepat kenalkan organ reproduksi pada anak
Cara kenalkan organ reproduksi pada anak yang tepat salah satunya dengan ajak anak mengenali organ reproduksinya dan bagaimana cara menjaga serta merawatnya. Simak cara lainnya berikut ini

GoDokCara Tepat Kenalkan Organ Reproduksi pada Anak – Pernahkah buah hati Anda tiba-tiba bertanya, “Ma, bayi datangnya dari mana, sih?” atau “Bunda, kok, Bunda nggak punya “ini” kayak aku?”. Sebagai orangtua, tentunya Bunda kebingungan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu.

Pasalnya, banyak dari Anda yang berpendapat bahwa hal-hal tersebut belum pantas dibicarakan dengan seorang anak yang tergolong masih kecil. Duh, sayang sekali. Padahal, justru pendidikan tentang seksualitas, gender dan organ reproduksi itu penting diterapkan sejak dini, lho. Hal ini dikatakan banyak manfaatnya, mulai dari menghindari anak dari bicara “kotor” hingga menurunkan risiko anak menjadi korban kejahatan seksual. Lalu, cara apakah yang sebaiknya dipilih orangtua untuk mengenalkan organ reproduksi, gender, dan hal-hal terkait seksualitas? Dan kapankah waktu yang tepat? Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan berikut ini :

Apa pendapat para psikolog anak?

Efnie Indriane, seorang psikolog anak, menyarankan para orangtua untuk tidak membiasakan anak menunjuk langsung alat reproduksi dalam mengenalkan hal tersebut padanya. Sebab, anak-anak sedang berada pada masa eksplorasi, sehingga dikhawatirkan si kecil akan berbuat hal yang serupa saat sedang buang air bersama teman sebayanya di tempat-tempat umum seperti kamar bilas di kolam renang, WC umum, dan WC sekolah. Menurut Efnie, orangtua sebaiknya menggunakan gambar, poster, dan buku dalam mengajarkan hal ini ketimbang menunjuk langsung organ reproduksi Anda dan anak untuk membandingkan.

Lebih lanjut, Psikolog anak lainnya, Clara Kriswanto, menganjurkan pendidikan seks pada anak dimulai pada usia 0 – 5 tahun. Dan proses ini bisa berlangsung hingga anak berusia pra-remaja dan remaja tahap akhir. Pendidikan seks yang diberikan sejak sangat dini, akan mempermudah si kecil dalam  meningkatkan kepercayaan diri, kepribadian yang sehat, juga penerimaan terhadap diri sendiri secara positif.

(Baca: Bagaimana Caranya Melatih Anak Untuk Tidur Sendiri?)

Langkah awal cara kenalkan  organ reproduksi pada anak dengan melakukan hal-hal berikut :

1. Ajak si kecil mengenali bagian-bagian tubuhnya

Pendidikan seks awal ini bisa dimulai dengan mengenali diri sendiri, termasuk organ-organ vitalnya. Berikan pengertian pada si kecil, bahwa dia harus merawat, membersihkan, dan menjaga tubuhnya dengan baik. Sebab, tubuhnya merupakan karunia paling berharga dari Tuhan. Selain itu, jelaskan pula fungsi setiap bagian tubuhnya secara sederhana.

Dr. Inneke Limuria mengingatkan pula agar orangtua untuk menyebut nama organ genital sesuai dengan namanya, tanpa perlu menggantinya dengan sebutan lain. Konsultan kesehatan mental dan psikologi forensik anak dan dewasa ini menjelaskan, bahwa hal ini justru akan membuat anak ‘terbiasa’, hingga tak membuatnya penasaran secara berlebihan pada akhirnya. Anda dapat melakukan hal ini saat memandikan si kecil.

2. Tanamkan pentingnya menjaga tubuh.

Berikan pengertian kepada si kecil dengan bahasa yang sederhana, bahwa organ genital tidak boleh dipertontonkan ataupun disentuh oleh orang lain, selain orangtuanya saat mandi atau dibersihkan. Beritahukan pula bahwa hanya mereka yang bisa menjaga tubuh mereka sendiri agar selalu sehat, bersih dan terjaga. Hal ini akan menanamkan pemikiran pada si kecil untuk tidak sembarangan percaya pada orang selain keluarga untuk memperlihatkan organ vitalnya.

3. Bangun kebiasaan positif

Cara yang ketiga adalah, Anda harus mengajari si kecil kebiasaan-kebiasaan yang sifatnya positif, seperti tidak berganti baju di tempat umum atau terbuka dan tidak pipis di sembarang tempat. Jika Anda melihat si kecil memainkan alat kelaminnya, Anda tidak perlu seketika itu juga menyuruhnya berhenti melakukan hal tersebut. Faktanya, memainkan alat kelamin adalah fase normal dalam proses perkembangan diri si kecil, sehingga Anda tidak pelu terlalu panik. Sebaliknya, Anda harus menyikapi hal ini dengan tenang dan cobalah alihkan perhatiannya setiap kali dia bermain dengan organ vital. Lama kelamaan, si kecil tentunya akan lupa kebiasaan ini dengan sendirinya.

(Baca: Ayo, Edukasi Si Kecil Tentang Imunisasi dengan Cara Ini!)

4. Biasakan anak berpakaian sesuai identitasnya

Dewasa ini, banyak orangtua yang justru lalai dalam memperhatikan cara berpakaian dan berdandan anak. Tidak jarang terlihat beberapa orangtua membiarkan anak perempuannya berambut cepak layaknya cowok, atau mendandani anak lelakinya dengan style rambut panjang sebahu.Jika hal ini dibiarkan berlangsung dalam waktu lama, anak bisa-bisa  mengalami kebingungan akan identitas seksualnya, lho!

Sebenarnya, tidak apa-apa jika Anda bertujuan untuk mengenalkan berbagai jenis gaya berbusana. Namun, tetap perhatikan norma dan batasan sopan santun penampilan sesuai jenis kelamin si kecil, ya. Kenalkan berbagai jenis busana, mana yang untuk anak perempuan dan mana yang untuk anak laki-laki.  Hal ini akan bisa membuat mereka mengerti, perbedaan mendasar antara-gender. Hal ini penting untuk mendukung perilaku yang berdasar pada norma etika dan moral.

5. Jangan membuatnya malu dengan hal-hal yang tak sepantasnya.

Bunda, seingkali tingkah si kecil yang menggemaskan membuat kita ingin memamerkannya pada orang lain. Caranya bermacam-macam, mulai dari sebatas menceritakannya pada kerabat hingga memotretnya lalu mengunggah foto tersebut ke media sosial.  Sebenarnya, mengunggah foto merupakan hal yang wajar. Hanya saja, perlu Anda sadari bahwa tentu ada foto-foto si kecil yang tidak pantas untuk dipublikasikan ke umum. Misalnya, foto saat anak mandi, foto saat telanjang, atau foto konyol saat anak tidur. Nah, dengan tidak memajang foto-foto tersebut di album sosial media, otomatis Anda juga membiasakannya untuk tidak memamerkan hal-hal yang tidak seharusnya dipamerkan.

(Baca: Ajari Anak Tanggung Jawab dengan Tips Jitu Ini!)

Nah, sudah tahu kan manfaat dan cara ajarkan organ reproduksi pada si kecil? Makanya yuk Bunda, jangan takut mengenalkan organ reproduksi pada anak sejak dini! Semoga bermanfaat!

Comments are closed.