Cara Obati Disentri; Praktikkan Sebelum Terlambat!

Cara obati disentri
Jangan anggap remeh disentri! Jika terlambat ditangani, penyakit ini bisa memicu beberaoa komplikasi serius, seperti keracunan darah, dehidrasi parah, bahkan kematian. Yuk, atasi dengan cara obati disentri berikut ini

GoDokCara obati disentri Di Indonesia, wabah disentri masih merupakan masalah diare yang utama. Disentri yang biasanya ditandai dengan adanya bercak darah atau lendir pada feses serta kram dan nyeri perut umumnya dipicu oleh infeksi bakteri yang menyerang usus. Jangan anggap remeh disentri! Jika terlambat ditangani, penyakit ini bisa memicu beberapa komplikasi serius, seperti keracunan darah, dehidrasi parah, bahkan kematian. Menyeramkan, bukan?

Yuk, cegah dengan menerapkan 6 cara obati disentri berikut ini!

1. Pemberian oralit

Cara obati disentri yang pertama adalah dengan memberikan oralit. Meskipun biasanya disentri akan sembuh sendiri setelah 7 – 10 hari, namun Anda tetap perlu mempraktikkan langkah ini guna mencegah terjadinya dehidrasi. Pasalnya, frekuensi buang air kecil penderita disentri akan meningkat dan terjadi terus-menerus. Inilah yang membuat mereka rentan kehilangan cairan tubuh dalam jumlah banyak. Selain oralit, Anda juga bisa memberikan larutan garam yang dipercaya tidak kalah ampuh untuk menghentikan disentri.

2. Banyak minum air putih

Sama dengan pemberian oralit, banyak meminum air putih juga terbukti dapat mengurangi risiko penderita mengalami dehidrasi. Asupan cairan penderita disentri haruslah benar-benar diperhatikan agar dehidrasi tak bertambah parah.

3. Konsumsi makanan bergizi dan protein tinggi

Cara obati disentri yang selanjutnya adalah dengan membiasakan konsumsi makanan bergizi dan protein tinggi. Eits, tapi jangan asal dalam menyajikan makanannya, ya! Usahakan untuk mengolah makanan sedemikian rupa agar bertekstur lunak sehingga lebih mudah dicerna oleh penderita disentri.

4. Manfaatkan daun mangga

Jarang yang tahu bahwa salah satu khasiat daun mangga adalah untuk mengobati disentri. Untuk penggunaannya, Anda bisa menambahkan setengah sendok teh bubuk daun mangga ke dalam secangkir air, lalu aduk hingga tercampur merata. Minumlah air campuran ini sebanyak tiga kali dalam sehari secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Gunakan tanaman kucing-kucingan

Sudah sejak lama daun kucing-kucingan dipercaya dapat mengatasi masalah pencernaan -termasuk disentri. Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa dalam daun kucing-kucingan terkandung senyawa  antikoksidan, anti-peradangan, dan antibiotik yang mampu menghentikan pendarahan akibat disentri. Untuk penggunaannya, Anda harus merebus 30 – 60gr  akar kucing-kucingan; tunggu beberapa saat hingga air menyusut dan tersisia sekitar 200 – 3oo ml. Setelah itu, dinginkan air rebusan untuk kemudian disaring dan diminum setengahnya. Lakukan kebiasaan ini dua kali sehari untuk mndapatkan hasil yang maksimal.

6. Pemberian antibiotik

Cara obati disentri yang selanjutnya adalah dengan memberikan antibiotik. Setelah membawa anak atau pasien disentri ke dokter, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menetapkan jenis antibiotik apa yang sesuai. Selain antibiotik, Anda juga dapat meringankan gejala yang ditimbulkan dengan memberikan paracetamol atau ibuprofen. Kedua obat tersebut dapat diperoleh di apotik terdekat dan berguna dalam meredakan rasa nyeri serta demam.

Nah, itu dia 6 cara obati disentri yang bisa Anda praktikkan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.