Sariawan Bayi; Atasi dengan 6 Cara Mudah Berikut Ini!

cara atasi sariawan bayi
Cara atasi  Sariawan Bayi – Sariawan bayi umumnya dipicu oleh infeksi jamur Candida albican. Ayo, atasi sariawan bayi dengan 6 cara mudah berikut ini!

GoDok Cara atasi  Sariawan Bayi – Sebagai orangtua, Anda tentu merasa sangatlah merasa khawatir jika anaknya sakit. Terkhusus bagi buah hati yang masih kecil dan konsumsi pangannya terbatas pada ASI saja; setiap gangguan pada kesehatannya, termasuk sariawan bayi, pasti akan langsung membaut Anda cemas dan waswas.

Perlu diketahui, Bunda; bahwa meskipun sariawan bayi bukanlah termasuk gangguan kesehatan yang mengancam jiwa, namun tetap saja kondisi ini dapat membuat si kecil rewel. Terutama jika ia masih tergantung pada konsumsi ASI. Sariawan sudah pasti akan membuat ia merasa tidak nyaman sebab kegiatan menyedot ASI akan terasa menyakitkan.

(Baca: Bunda, Perhatikan Hal Ini Ketika Membekukan ASI!)

Lalu, apa sih penyebab sariwan bayi? Jika ditilik lebih lanjut, sariawan bayi umumnya dipicu oleh infeksi jamur Candida albican yang umumnya ditularkan melalui putting payudara ibu. Seperti yang diketahui, bayi belum memiliki daya tahan tubuh kuat sehingga riskan bagi mereka untuk terkena sariawan. Kondisi ini semakin rentan dialami oleh bayi  yang lahir prematur.

Berikut Go Dok paparkan 6 cara mudah sembuhkan sariawan bayi:

1. Minyak kelapa

Minyak kelapa ini tidak hanya digunakan untuk masakan saja. Sifat anti-jamur alami yang terdapat pada minyak kelapa mampu mencegah pertumbuhan jamur. Penggunaannya cukup mudah, lho. Bunda hanya perlu mengoleskan minyak kelapa ke kepala puting payudara dan mulut bayi sebelum jam menyusui.

2. Probiotik

Salah satu untuk mengobati sariawan adalah makanan yang dikonsumsi. Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, kimchi, acar, atau suplemen pribotik. Pasalnya pribiotik dapat menjaga keseimbangan bakteri sehat. Ibu dapat mengonsumsi Lactobacillus acidophilus, sedangkan suplemen yang mengandung Bifidus lactobacillus dapat diberikan kepada bayi.

(Baca: Bunda, Yuk Kenali Serba-Serbi Lidah Putih pada Bayi)

3. Miconazole

Biasanya dokter akan menyarankan anda untuk memberikan miconazole pada bayi. Miconazole merupakan obat seperti gel yang dioleskan ke bagian mulut yang terkena sariawan. Akan tetapi, jari anda haruslah bersih dan steril. Untuk pemakaiannya, oleskanlah gel secara perlahan pada bagian mulut yang terkena sariawan. Ingat! Jangan sampai mengenai bagian belakang mulut bayi karena bisa saja bayi akan tersedak. Meski efektif, namun terdapat efek samping dari penggunaan obat ini. Setelah menggunakannya, sebagian bayi akan jatuh sakit, namun efek ini tidak akan berlangsung lama.

4. Nystatin

Selain miconazole, dokter juga menyarankan nystatin untuk dikonsumsi bayi yang menderita sariawan. Obat ini berupa cairan, dan cukup diteteskan ke bagian mulut yang terkena sariawan untuk menyembuhkannya. Nah, untuk yang satu ini Bunda bisa tenang, sebab nystatin tidak memiliki efek samping apapun pada bayi.

(Baca: Atasi Biang Keringat Pada Bayi dengan 6 Cara Jitu Berikut Ini!)

5. Cuka sari apel

Jarang yang tahu bahwa sari apel memiliki beberapa khasiat untuk menyembuhkan penyakit, salah satunya adalah sariawan. Mengapa? Sebab, cuka dan jamur sejatinya tidak akan bisa hidup berdampingan. Oleh karenanya, cuka sari apel ini dapat mengalahkan dan menghilangkan jamur penyebab sariawan pada bayi Anda. Cara pemakaiannya? Mudah saja, cukup oleskan cuka ke kepala puting payudara Anda sebelum si kecil menghisapnya.

6. Sinar matahari

Tentunya, Anda pernah melihat seorang bayi dijemur di bawah sinar matahari pagi, bukan? Hal ini bagus untuk bayi, karena cahaya matahari pada jam 7 – 9 pagi memang bagus untuk pertumbuhan bayi. Jika bayi terus-menerus ditahan di dalam rumah, udara yang lembap dalam ruangan bisa menyebabkan jamur berkembang semakin banyak, sehingga bayi akan lebih rentan terkena sariawan. Berjemur di bawah sinar mentari pagi dapat mencegah jamur berkembang di dalam mulut bayi. Selain itu, usahakan Bunda tidak memakai pakaian yang ketat agar jamur tidak berkembang dan sirkulasi udara lancar.

(Baca: Manfaat Sinar Matahari untuk Tubuh)

Usahakanlah agar mengonsumsi makanan yang tidak menimbulkan sariawan karena jika anda sariawan, maka bayi juga riskan tertular. Perhatikan puting payudara apakah terkena jamur, seperti sakit ketika menyusui dan warna puting berubah. Jika bayi terkena sariawan, jangan panik. Cobalah cara di atas untuk mengatasinya. Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat!