Cara Merawat Bayi Baru Lahir yang Harus Diketahui Pasangan Muda

cara merawat bayi baru lahir

GoDok- Cara merawat bayi baru lahir- Memiliki bayi sudah pasti jadi impian setiap pasangan muda. Namun, karena terbatasnya pengetahuan mereka akan cara merawat bayi baru lahir, banyak pasangan muda yang kemudian merasa cemas dan tertekan.

Tidak usah khawatir! Simak saja penjelasan Go Dok tentang cara merawat bayi baru lahir berikut ini:

1. Pastikan bayi selalu hangat

Cara merawat bayi baru lahir yang pertama adalah dengan selalu memastikan bahwa tubuhnya selalu dalam kedaan hangat. Banyak cara yang dapat Anda tempuh, mulai dari membalurkan minyak telon hingga mengenakan topi, sarung tangan & kaki, serta bedong.

2. Jaga kebersihan tali pusar

Sesaat setelah bayi lahir, dokter atau bidan akan langsung mengikat tali pusar bayi -yang nantinya akan lepas sendiri seiring dengan berlalunya hari. Nah, agar cepat lepas, Anda dianjurkan untuk menjaga kondisi tali pusar agar selalu kering dan bersih. Ingat! Hindari penggunaan bedak tabur atau bahan lainnya di sekitar tali pusar, karena hal tersebut dapat memicu infeksi dan demam pada bayi.

3. Jangan terlalu sering memandikan bayi!

Ingat! Bayi yang baru lahir belumlah terlalu kuat menghadapi suhu dingin. Karenanya, cukup mandikan atau seka badan bayi 1x dalam sehari saja. Selain itu, perhatikan pula suhu air yang digunakan. Anda sangat dianjurkan untuk menggunakan air hangat suam-suam kuku.

4. Waspadai kejang dan demam pada bayi

Para orangtua muda biasanya akan langsung panik jika melihat bayi demam, atau kejang. Nah, untuk menghindari hal tersebut, Anda dianjurkan untuk selalu memiliki persediaan obat-obatan yang dapat digunakan sebagai langkah pertolongan pertama bagi demam dan kejang. Eits, jangan asal pilih obat, ya! Konsultasikan terlebih dahulu kondisi bayi dengan dokter pilihan.

5. Cuci tangan sebelum menyentuh bayi

Seperti yang telah Anda ketahui, sistem imunitas pada tubuh bayi yang baru lahir belumlah terbentuk secara sempurna. Karenanya, jangan heran jika kemudian mereka sangat mudah terkena penyakit akibat infeksi virus, bakteri, atau jamur dari lingkungan sekitar.

Nah, agar bayi tidak mudah sakit, biasakanlah untuk selalu mencuci tangan sebelum melakukan kontak langsung dengan bayi. Bukan sekedar mencuci tangan; gunakanlah sabun antiseptik agar virus dan bakteri pada tangan Anda hilang.

6. Bersihkan mata bayi secara teratur

Cara merawat bayi baru lahir yang selanjutnya adalah selalu bersihkan matanya secara teratur dengan menggunakan kapas. Caranya, celupkan kapas pada air bersih, lalu peras sedikit. Nah, gunakan kapas ini untuk membersihkan kotoran pada tepian mata bayi. Eits, gunakan 1 kapas bersih untuk sebelah mata saja, ya!

7. Bersihkan cradle crap dengan baby oil

Tahukah Anda, apa itu cradle crap? Ternyata, istilah ini mengacu pada lapisan kerak di permukaan kepala bayi akibat menumpuknya debu, kotoran, dan keringat. Nah, Anda bisa membersihkannya dengan menggunakan baby oil.

Caranya, oleskan baby oil secukupnya pada cradle crap, lalu diamkan beberapa saat sebelum kemudian dibersihkan dengan lembut menggunakan kapas atau cotton bud.

8. Bersihkan hidung, telinga, dan mulut bayi

Dear pasangan muda, jangan lupa untuk selalu membersihkan hidung, telinga, dan mulut bayi Anda, ya! Untuk hidung dan telinga, Anda hanya diperbolehkan untuk membersihkan kotoran yang terlihat saja. Sedangkan untuk mulut, Anda bisa membersihkan lidah bayi dengan menggunakan kain kasa steril. Tujuannya adalah untuk membersihkan sisa susu yang menempel.

9. Hindari ruam dan iritasi pada bokong!

Cara merawat bayi baru lahir yang terakhir adalah menjaga kebersihan bokong bayi agar terhindar dari ruam dan iritas. Caranya, selalu pastikan bahwa bokong bayi Anda selalu dalam keadaan bersih dan kering. Karenanya, jangan ragu untuk mengganti popok bayi 2-3 jam sekali, ya!

Itu tadi 9 cara merawat bayi baru lahir yang harus diketahui oleh setiap pasangan muda. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.