Kenali Cara Mencegah Sembelit Saat Puasa

cara mencegah sembelit saat puasa

Go DokCara Mencegah Sembelit Saat Puasa- Bulan Ramadhan ini, tentu Anda yang beragama Muslim merasa wajib untuk menjalankan puasa. Namun, ibadah yang satu ini sering tidak berjalan mulus, dan ada-ada saja halangannya. Salah satunya adalah konstipasi, alias sembelit yang tidak jarang dialami para pegiat puasa sekalian. Mengapa sih hal ini bisa terjadi?

Sejatinya, kondisi di mana Anda kesulitan untuk buang air besar ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal, yang bisa saja salah satunya disebabkan dari kebiasaan buruk Anda. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk mencegah sembelit saat puasa?

Nah, menjawab hal itu, ada baiknya Anda mengenal cara mencegah sembelit saat puasa berikut ini!

Bagaimana sembelit terjadi?

Sebelum membahas mengenai cara mencegah sembelit saat puasa alangkah baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana terjadinya sembelit. Harus Anda tahu, bahwa setiap orang memiliki ritme tersendiri untuk buang air besar, ada yang BAB setiap hari, ada pula yang hanya 2 hari sekali. Hal ini normal, sebab biasanya dibutuhkan waktu selama 3 hari bagi makanan yang Anda konsumsi untuk dicerna dan diserap nutrisinya oleh tubuh. Karena itu, jika sudah 3 hari berlalu dan Anda tak kunjung buang kotoran (feses), maka Anda menderita sembelit. Hati-hati! Meskipun tampak sepele, namun jika dibiarkan tidak sembuh selama lebih dari 3 minggu, artinya penyakit ini sudah serius dan harus diperiksakan lebih lanjut kepada dokter.

Lalu, mengapa sering terjadi saat puasa?

Ketika Anda berpuasa, selama 12 jam tidak ada sama sekali makanan yang masuk ke pencernaan, sehingga tubuh tidak memiliki bahan untuk membentuk feses. Tak hanya itu, selama 12 jam tanpa minum, tubuh Anda juga akan kekurangan cairan yang sangat dibutuhkan untuk melancarkan pencernaan serta proses BAB. Hal ini akan lebih diperparah saat Anda tidak mengonsumsi sayur atau buah sama sekali ketika sahur. Kombinasi hal-hal tersebut kemudian membuat feses yang terbentuk menjadi keras dan sangat padat. Wujud feses seperti itulah yang membuatnya sulit untuk dikeluarkan melalui lubang pembuangan tubuh Anda.

Bagaimana cara mencegahnya?

Untuk mencegah terjadinya sembelit sebenarnya mudah saja, Anda hanya perlu mengikuti saran-saran berikut ini :

1. Hindari mengonsumsi susu saat sahur

Tahukah Anda bahwa menghindari konsumsi susu saat sahur merupakan salah satu cara mencegah sembelit saat puasa? Beberapa dari Anda mungkin merasa bahwa menu sahur bisa disamakan dengan menu sarapan, yang salah satunya adalah susu. Pasalnya, susu bisa saja menghambat proses pencernaan Anda. Tak hanya susu, makanan turunan susu, seperti keju, es krim, dan yoghurt pun tak boleh dikonsumsi terlalu banyak saat sahur dan berbuka.

2. Jangan lupa makan buah dan sayur

Telah dikatakan sebelumnya, bahwa kekurangan serat adalah salah satu penyebab utama sembelit. Nah, dua hal yang kaya serat adalah sayur-mayur dan buah-buahan. Karenanya, jangan lupa hidangkan kedua menu ini saat sahur dan berbuka, demi kesehatan pencernaan Anda.

3. Banyak minum air putih

Cara Mencegah sembelit saat puasa dengan banyak minum air putih. Karenanya, pastikan Anda mengonsumsi banyak air putih di waktu sahur. Untuk mengatur asupan cairan selama berpuasa, ada baiknya Anda meminum 3 gelas air saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 2 gelas lagi ketika makan malam. Mudah, bukan?

4. Hindari makanan berkadar gula tinggi

Hindari pula makanan dengan kadar gula yang tinggi, karena konsumsi lemak, produk gula, serta susu yag berlebihan dapat memicu sembelit. Sebaiknya, jangan terlalu banyak mengonsumsi permen, biskuit, dan roti tawar saat sahur. Hindari pula meminum teh atau sirup yang terlalu manis, dan bubuhkan gula secukupnya saja.

Nah, itu dia cara mencegah sembelit saat puasa, sahabat sehat. Jadi, mulai terapkan saran-saran di atas sebelum memutuskan untuk meminum obat sembelit, ya! Jangan pula terlalu sering menahan-nahan rasa ingin BAB, karena hal ini juga bisa menghambat keluarnya feses Anda. Selamat berpuasa!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.