Bunda, Yuk, Cari Tahu Posisi Menyusui yang Benar

Posisi menyusui yang benar

GoDok- Posisi menyusui yang benar- Bagi ibu muda yang baru dikaruniai buah hati, perkara menyusui tentunya bukan merupakan hal yang mudah. Mengapa? Karena kurangnya pengetahuan mereka tentang cara dan posisi menyusui yang benar kerapkali memicu berbagai macam kendala, seperti bayi tersedak atau puting yang lecet.

Yuk, cari tahu cara dan posisi menyusui yang benar lewat penjelasan lengkap berikut ini!

1. Perhatikan posisi aerola

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan ibu muda ketika menyusui bayinya adalah tidak memperhatikan posisi aerola. Faktanya, jika aerola payudara yang masuk ke dalam mulut bayi tergolong sedikit, maka hal ini dapat memicu iritasi serta luka pada puting.

Solusinya,untuk posisi menyesui yang benar yaitu sesuaikan posisi aerola dengan memperhatikan pipi bayi. Jika pipi bayi berbentuk cekung setiap kali ia menghisap ASI, maka kemungkinan besar aerola yang masuk tidak cukup banyak. Sebaliknya, jika pipi bayi terlihat menggembung, maka aerola sudah berada pada posisi yang tepat; yaitu di antara langit-langit mulut bayi.

2. Pastikan Anda menggunakan kedua belah payudara!

Selanjutnya, ibu muda dianjurkan untuk selalu menggunakan kedua belah payudara setiap kali menyusui buah hati. Faktanya, kebiasaan menyusui dengan sebalh payudara saja akan meningkatkan risiko puting mengalami iritasi. Lebih lanjut, hal tersebut juga dipercaya dapat membuat payudara bengkak sebelah.

Solusinya untuk posisi menyusui yang benar dengan gunakan kedua belah payudara secara bergantian. Selain menurunkan risiko timbulnya iritasi dan pembengkakan, cara ini juga dipercaya dapat membuat bayi lebih kenyang. Mau coba?

3. Sejajarkan tubuh bayi

Hal lain yang perlu diperhatikan saat menyusui adalah posisi tubuh bayi. Selalu pastikan bahwa kepala, leher, badan, dan kaki bayi berada dalam garis lurus yang sejajar. Jika tidak begitu, maka dapat dipastikan bahwa bayi akan mudah rewel saat menyusui. Lho, kok bisa? Sebab, tubuh yang tidak sejajar akan membuat bayi mudah merasa pegal.

4. Praktikkan posisi menyusui berikut ini:
  • Tidur menyamping

Pertama, posisi menyusui yang benar adalah dengan tidur menyamping. Caranya, posisikan tubuh Anda agar berbaring menyamping, lalu dekatkan tubuh bayi dan sengga kepala serta punggunya menggunakan lengan dan/atau bantal.

  • Duduk

Selanjutnya, Anda juga bisa menyusui si kecil sambil duduk. Caranya, ambil posisi duduk yang nyaman, lalu silangkan satu kaki di atas kaki yang lain. Lapisi kaki dengan bantal dan posisikan tubuh bayi di atasnya. Pastikan bahwa perut bayi terletak di dekat dada, ya! Sebab dengan begitu, ia dapat menyusu dengan leluasa.

  • Mencengkeram bola

Mencengkeram bola adalah posisi menyusui yang benar yang patut Anda coba. Caranya, letakkan kursi atau meja untuk menopang tubuh bayi agar dekat dengan dada Anda. Ingat, selalu lapisi penopang dengan bantal agar permukaannya terasa nyaman oleh bayi, ya!

Setelah itu, topang kepala, leher, dan punggung bayi dengan tangan yang berada di sisi yang sama dengan tubuh bayi. Gunakan tangan yang lain untuk menekan payudara agara bayi tidak tersedak. Mudah, bukan?

  • Mendekap

Ini dia posisi menyusui yang paling sesuai bagi bayi yang baru lahir. Caranya, letakkan tubuh bayi di perut Anda. Lalu, topang kepalanya dengan menggunakan siku. Sederhana sekali!

  • Mendekap silang

Terakhir, posisi menyusui yang benar adalah dengan mendekap silang bayi. Caranya, topang tubuh bayi dengan satu lengan; dan gunakan lengan lainnya untuk menyangga kepala bayi. Posisi ini dianggap paling tepat dicoba oleh ibu yang memiliki payudara kecil, atau untuk bayi yang lahir secara prematur, lho!

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.