Bunda, Waspadai Kebiasaan Penyebab Anak Obesitas

kebiasaan penyebab anak obesitas
Bunda, perhatikan kebiasaan makan anak Anda agar tidak memicu berbagai macam masalah kesehatan seperti terjadinya obesitas pada si kecil

GoDok -Kebiasaan Penyebab Anak Obesitas- Melihat bayi dan anak-anak yang gembul dan gendut terkadang membuat Anda menjadi gemas saking lucunya. Karenanya, tidak sedikit orangtua yang jadi senang memberi makan buah hatinya dalam porsi banyak. Atau menyediakan camilan untuknya setiap saat. Hati-hati lho, Bunda! Sebab, kebiasaan ngemil dapat menjadi salah satu penyebab utama anak mengalami obesitas.

Parahnya lagi, hal ini bisa saja akan berlanjut sampai dirinya remaja. Berat badannya juga bisa jadi semakin bertambah seiring waktu yang menyebabkan anak mengalami berbagai macam masalah kesehatan. Siapa yang patut disalahkan jika anak sudah mengalami obesitas dan masalah kesehatan lainnya? Pastinya orangtua yang merawat dan memperhatikan perkembang anak setiap saat.

Yuk perhatikan 6 kebiasaan penyebab anak obesitas yang harus Bunda ketahui berikut:

1. Tidak mengawasi makanan anak

Kebiasaan penyebab anak obesitas yang pertama disebabkan karena orang tua tidak mengawasi makanan anak. Banyak orangtua yang terkadang kelewat sibuk dengan pekerjaan rumah tangga dan  pekerjaan kantor sehingga kurang memperhatikan makanan anak. Orangtua jenis ini tidak pernah membekali anak makan siang sehingga si buah hati cenderung memilih makanan instan atau makanan yang mengandung lemak jahat, seperti junk food dan mi instan. Hasilnya,  lama-kelamaan anak tidak akan bisa mengontrol asupan pangannya dan menjadi obesitas.

Bagaimana cara menangani hal ini? Pertama-tama, tentu saja orangtua harus berubah dan mulai memerhatikan asupan gizi si kecil. Bekali anak dengan makanan-makanan rumah yang sehat dan penuh dengan nutrisi agar cukup untuk berkonsentrasi saat di sekolah. Tak lupa, Anda bisa juga dapat membekali anak-anak buah-buahan yang mencegah anak jajan makanan yang tidak sehat di luar rumah. Sederhana, bukan?

2. Tidak memberikan ASI

Tahukan Anda tidak memberikan ASI pada anak merupakan kebiasaan penyebab obesitas padan anak? Dewasa ini, seringkali seorang ibu tidak dapat memberikan ASI secara utuh kepada buah hatinya karena beragam alasan, seperti terlalu sibuk dengan pekerjaan atau untuk menjaga bentuk tubuh. Karenanya, peran ASI pun kemudian digantikan dengan susu formula. Nah, pemberian susu formula secara terus-menerus inilah yang dapat menjadi pemicu terjadinya obesitas pada anak.

3. Menuruti kemauan anak

Ketika Anda berbelanja bulanan dan mengajak anak ke supermarket, tentu Anda sering mengizinkan si kecil untuk memilih cemilan, berupa permen, jelly, snack dan sebagainya. Dengan tidak sengaja Anda telah melakukan kebiasaan penyebab anak obesitas. Walaupun, perlakuan ini mungkin Anda berikan karena didorong rasa kasihan pada anak atau takut anak akan menangis dan membuat onar jika tidak dituruti. Namun, dampaknya besar, lho. Jika dibiasakan, lama-kelamaan camilan kegemaran anak tersebut bisa membuat  berat badannya berlebih. Karenanya, berhati-hatilah dan hilangkan camilan berupa permen dan hal manis lainnya dari dapur rumah Anda. Ingat, Bunda, harus konsisten!

4. Anak makan dalam porsi besar

Sebagai orangtua, tentu Anda tidak ingin si buah hati tumbuh menjadi pribadi yang kurus kering. Karenanya, demi memadatkan fisik si kecil, Anda memberikan makanan yang banyak. Hati-hati!  Hal ini justru  membuat nutrisi anak tidak terpenuhi. Untuk memperoleh nutrisi yang seimbang, makanan anak harus mengandung karbohidrat, protein, dan unsur gizi lainnya secara tepat. Dan hal ini, tidak ditentukan oleh banyaknya porsi makan. Salah-salah, jika kebanyakan makan, anak Anda malah akan mengalami obesitas. Tentu Anda tidak mau hal ini terjadi, kan?

5. Kurang tidur

Salah satu kebiasaan penyebab anak obesitas adalah kurang tidur. Umumnya, anak-anak membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak daripada orang dewasa. Sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa anak-anak yang tidur lebih awal sekitar jam 8 malam- cenderung memiliki bentuk tubuh yang standar. Sementara itu, anak yang tidur di atas jam 9 malam justru cenderung mengalami obesitas. Karenanya, kontrol dan awasi pula waktu tidur si buah hati.

6. Kurangnya aktivitas fisik

Terakhir, kebiasaan penyebab anak obesitas adalah kurangnya orangtua mengajak anak untuk melakukan kegiatan fisik. Perkembangan teknologi kini membuat anak-anak tidak lagi menyukai kegiatan fisik di luar rumah. Mereka lebih memilih untuk duduk berjam-jam di depan layar kaca maupun layar komputer dan handphone, demi bermain game. Terkadang, karena tidak tahan dengan kerewelan anak, Anda biarkan saja ia melakukan semua hal itu. Padahal, kurang bergerak dan beraktivitas bisa menjadi penyebab obesitas, lho! Karenanya, akan lebih baik jika Anda mengajak anak melakukan aktivitas fisik lebih sering guna menghindari hal ini.

Nah, setelah tahu kebiasaan penyebab anak obesitas ini,  yuk ubah perlahan-lahan agar berat tubuh anak tetap ideal! Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.