Bunda, Ini Dia 6 Penyebab Bayi Muntah

penyebab bayi muntah

Go Dok- Penyebab bayi muntah- Sebagai seorang ibu, tentu Anda akan merasa cemas saat si buah hati yang masih tergolong bayi mengalami muntah-muntah. Berbeda dengan gumoh, muntah-muntah pada bayi biasanya akan menguras isi di dalam perutnya sehingga bisa terjadi dehidrasi hebat. Menkhawatirkan? Tentu saja. Memang, muntah pada bayi biasanya terjadi pada bulan-bulan pertama kehidupannya akibat kesalahan konsumsi makanan. Namun, saat hal ini terjadi berkali-kali dan semakin lama frekuensi terjadinya semakin sering, Anda harus menghubungi dokter.

Pasalnya, penyebab bayi muntah bisa jadi oleh hal-hal berikut ini:

1. Bayi menangis berlebihan

Penyebab bayi muntah yang pertama adalah karena bayi Anda menangis secara berlebihan, alias sering. Saat buah hati menangis tanpa henti dan tangisannya terlalu kuat, maka ia kerap menjadi terbatuk-batuk yang bisa disusul oleh muntah-muntah. Meskipun hal ini jarang menimbulkan masalah kesehatan yang serius, namun Anda harus tetap berkonsultasi dengan dokter mengenai bagaimana cara agar tangisan si kecil dapat dikurangi.

2. Ada masalah dalam menyusu

Pada beberapa bulan pertama kehidupannya, muntah pada bayi kemungkinan dikarenakan si ibu terlalu giat menyusui si kecil (overfeeding). Tak hanya itu, bayi dapat pula muntah-muntah karena memiliki alergi terhadap protein yang terkandung dalam ASI. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter anak dan kandungan.

3. Stenosis pilorus

Penyebab bayi muntah selanjutnya adalah stenosis pilorus yang merupakan suatu kelainan bawaan, yang menyebabkan si buah hati muntah-muntah pada minggu-minggu pertama setelah kelahirannya. Bayi yang mengidap kelainan ini memiliki otot pengontrol saluran pencernaan dari lambung ke usus yang kerap mengencang. Hasilnya, makanan atau ASI yang masuk ke dalam tubuh bayi tidak dapat melewati saluran pencernaan dengan mulus sehingga lambung dan isi perutnya akan naik kembali dan dikeluarkan dengan jalan memuntahkannya. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan dokter anak dan kandungan.

4. Infeksi virus atau bakteri

Saat lapisan lambung bayi terinfeksi virus atau bakteri, maka lambung akan lebih mudah mengeluarkan isinya melalui muntahan. Jika hal ini terjadi, bayi juga akan menunjukkan gejala lain berupa demam, sakit perut, diare, dan kehilangan nafsu makannya. Biasanya, muntah-muntah akan berhenti setelah 12 – 24 jam. Jika lebih dari itu, periksakanlah bayi Anda ke dokter anak dan kandungan.

5. Menelan benda selain makanan

Menelan suatu benda atau hal lain yang bukan makanan juga dapat menjadi penyebab bayi muntah. Karenanya, awasi terus bayi Anda dan periksakan ke dokter anak jika muntah terjadi terus menerus.

6. Refluks asam lambung (GERD)

Jika muntah-muntah pada bayi Anda berlangsung hebat dan tanpa henti, maka bisa jadi hal ini disebabkan oleh refluks asam lambung. Kondisi ini terjadi saat otot yang terletak di bawah esofagus (saluran tukak lambung) menjadi sangat rileks, sehingga isi lambung naik kembali dan keluar melalui muntahan. Segera periksakan bayi Anda ke dokter jika hal ini terjadi, ya!

Nah, itu dia 6 penyebab bayi muntah yang harus Anda waspadai. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan buah hati Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ Go Dok untuk tanya jawab dengan dokter seputar permasalahannya. GRATIS! Download aplikasinya di sini.