Bunda, Ini 5 Imunisasi yang Wajib untuk Anak

imunisasi yang wajib untuk anak

Go Dok- Imunisasi yang wajib untuk anak- Bunda, sudahkah Anda mengetahui pentingnya imunisasi untuk anak? Sebagai orang tua tentunya Anda ingin memberikan yang terbaik untuk si buah hati, termasuk dalam hal kesehatan. Nah, untuk menjaga kesehatannya, salah satu hal yang bisa Anda berikan adalah imunisasi. Mungkin, Bagi Anda yang baru memiliki momongan masih bingung dan bertanya-tanya “Sebenarnya dimana imunisasi bisa dilakukan”? Jangan khawatir Bunda, Imunisasi bisa dilakukan disemua fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu maupun bidan.

Pada dasarnya imunisasi adalah program yang diadakan untuk mencegah suatu penyakit. Cara kerjanya sederhana yaitu dengan memberikan mikroorganisme bibit penyakit berbahaya yang telah dilemahkan (vaksin) ke dalam tubuh sehingga dipercaya dapat merangsang sistem kekebalan terhadap jenis antigen tersebut di masa yang akan datang. Nah, dalam pelaksanaannya ada 2 cara imunisasi yang biasa diberikan yaitu melalui mulut atau penyuntikan.  Lalu, apa saja sih jenis imunisasi yang wajib diberikan pada anak?

Berikut 5 jenis imunisasi yang wajib untuk Anak sebagai upaya pencegahan suatu penyakit:

1. Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guérin)

Pertama imunisasi yang wajib untuk anak adalah imunisasi BCG. Apa itu imunisasi BCG? Imunisasi BCG merupakan singkatan dari Bacillus Calmette-Guérin dimana imunisasi ini dilakukan untuk melindungi buah hati Anda terhadap infeksi tuberkulosis (TBC) seperti meningitis TB dan TB Milier. Pemberian vaksin BCG ini umumnya diberikan sebelum anak berusia 3 bulan. Tidak ingin kan buah hati Anda menderita penyakit mematikan tersebut?

2. Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi hepatitis B adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah masuknya HVB atau virus yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis B.Umumnya imunisasi ini diberikan sebanyak 3 kali yaitu saat bayi lahir, memasuki bulan pertama, dan di antara bulan ke 3 sampai 6. Namun, bagi anak yang terlambat dan belum pernah mendapatkan imunisasi jenis ini dapat diberikan kapanpun. Jika terlambat, tetap dijadwalkan ya Bunda, dengan syarat 3 kali pemberian dengan jarak antara yang pertama dan kedua minimal 4 minggu, sedangkan jarak antara imunisasi kedua dan ketiga minimal 8 minggu. Tapi, jika tidak ada halangan apapun sebaiknya berikan imunisasi ini tepat pada waktunya ya.

3. Imunisasi Polio

Selanjutnya imunisasi yang wajib untuk anak yaitu imunisasi polio. Polio merupakan jenis penyakit yang mematikan, dimana jika seseorang terinfeksi polio maka kemungkinan besar penderita akan mengalami cacat dan kelumpuhan permanen. Mengerikan bukan? Sebagai bentuk pencegahannya berikan si kecil imunisasi polio. Lalu, kapan imunisasi polio ini bisa dilakukan? Jadwal pemberian imunisasi polio umumnya diberikan pada bulan ke 0, 2, 4, 6, 18 dan tahun ke 5.  Nah, mengingat imunisasi ini sangatlah penting jadi siapkan jadwal Anda untuk melakukan imunisasi polio ketika usia si kecil sudah memasuki bulan-bulan tersebut, ya.

4. Imunisasi DPT

DPT mempunyai kepanjangan dari difteri, pertusis, dan tetanus, yakni 3 penyakit yang berbeda namun memiliki risiko kematian. Imunisasi DPT sendiri umumnya diberikan sebanyak 5 kali yakni pada anak usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Pemberian yang ke-4 adalah pada usia 18-24 bulan dan yang terakhir pada usia 5 tahun. Setelahnya, dianjurkan untuk melakukan boosterTD (imunisasi ulang Tetanus Difteri) tiap 10 tahun.

5. Imunisasi Campak

Terakhir, imunisasi yang wajib untuk anak yaitu imunisasi campak. Cara kerja imunisasi ini adalah merangsang sistem kekebalan tubuh agar menghasilkan antibodi. Mengenai jadwalnya sendiri biasanya dilakukan pada saat anak berusia 9 bulan, 15 bulan, usia 24 bulan dan yang terakhir pada saat SD kelas 1-6.

Bagaimana Bunda, cukup banyak bukan imunisasi yang wajib untuk anak ini? Agar tidak terlewat segera pasang pengingat di gadget, ya! Ingat ibu yang baik tidak akan menyepelekan kesehatan buah hatinya.

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.