Bolehkah Anak Minum Soda?

GoDok – Varian rasa yang disuguhkan dari minuman bersoda memang sangat menggiurkan. Mulai dari strawberry, jeruk, anggur dengan rasa asam dan manis. Hmmm, sangat menyegarkan apalagi jika diminum dingin-dingin.  Selain itu, minuman ringan berkarbonasi ini  juga hadir dalam berbagai macam bentuk mulai dari soda biasa, soda susu, soda kopi, soda teh, dan lainnya. Akibatnya, banyak orang yang menyukai minuman bersoda tidak terkecuali anak-anak.  Lalu, mungkin Anda sebagai orang tua bertanya-tanya, apakah kandungan dalam minuman bersoda baik bagi si buah hati?

Hati-hati, Bunda! Faktanya, soda mengandung banyak gula dan kalori di dalamnya. Minuman bersoda biasanya ditambah dengan pemanis buatan yang membuat nilai kalorinya semakin tinggi. Sekaleng soda yang berukuran 350 ml mengandung 10 sendok teh gula. Gula sebanyak ini telah melebihi jumlah yang dianjurkan untuk anak-anak. Minuman bersoda bahkan mungkin memiliki jumlah kalori yang lebih banyak dari makanan lainnya. Jadi,  Sebaiknya, Anda membatasi anak Anda meminum minuman bersoda ya.

Selain alasan tersebut, beberapa alasan berikut ini dapat menjadi pertimbangan Anda untuk tidak memberikan si kecil minuman bersoda:

  1. Soda tidak mengandung gizi apapun, namun tinggi kalori dan gula. Beberapa penelitian bahkan menghubungkan soda dengan obesitas pada anak. Mengerikan!
  2. Soda dapat menekan nafsu makan anak Anda memakan makanan yang bergizi. Akibatnya, anak-anak yang sering meminum soda mungkin kekurangan nutrisi yang dibutuhkan, seperti, kalsium, vitamin A, magnesium, dan nutrisi lainnya.
  3. Fosfor yang terdapat pada soda dapat menekan jumlah kalsium dalam tulang. Bagi anak-anak perempuan, minuman bersoda dapat menyebabkan kerusakan tulang.
  4. Asam pada soda juga buruk bagi kesehatan gigi. Enamel gigi bisa rusak akibat asam pada soda hanya dalam waktu 20 menit saja.
  5. Meminum soda setiap hari dapat menyebabkan masalah gangguan gula darah, seperti diabetes.
  6. Diet soda ternyata juga berbahaya bagi anak-anak karena mengandung aspartam. Aspartam dapat menyebabkan keracunan otak dan mengganggu hormon endokrin dalam tubuh.
  7. Asam sitrat pada soda juga berbahaya karena dapat menyebabkan keracunan otak seperti aspartam.
  8. Jumlah gula yang terlalu banyak pada soda dapat menyebabkan hiper aktivitas pada anak.
  9. Gary J. Kaplowitz, DDS, MA, Med dalam tulisannya “An Update on the Dangers of Pop Soda” menjelaskan bahwa minuman bersoda dapat menyebabkan ketagihan akibat rasa, kandungan kafein, dan jumlah gula di dalamnya.

Tidak ingin anak Anda terganggung kesehatannya? Jadi, mulai sekarang sebaiknya Anda tidak memberikan soda dalam jumlah yang banyak kepada anak. Hal ini mungkin merupakan tantangan yang sulit dilakukan oleh orang tua mengingat penjualan minuman bersoda yang cukup banyak di Indonesia. Namun, Anda dapat mengajari anak Anda untuk menghindari minuman bersoda dan memilih minuman lainnya yang lebih sehat, seperti, susu rendah lemak dan air mineral. Semoga bermanfaat!

Baca artikel terkait mengenai bahaya! Jangan asal minum soda, klik di sini.

Comments are closed.