Bipolar Disorder; Yuk, Kenali Lebih Dekat di Sini!

bipolar disorder
Bipolar disorder –atau yang dulunya dikenal dengan istilah manic depressive– merupakan gangguan mental yang menyerang  psikis seseorang. Yang ditandai dengan perubahan suasana hati (mood) yang terjadi secara ektrem

GoDok Bipolar Disorder  Beberapa waktu yang lalu, publik Indonesia dibuat terhenyak ketika salah satu sosok pesohor tanah air mengaku bahwa ia mengidap bipolar disorder. Peyakit inilah yang diklaim oleh si artis sebagai dalang dari perilakunya yang agresif dan sering berubah-ubah. Namun, tahukah Anda, apa itu bipolar disorder?

Berikut Go Dok paparkan penjelasan lengkap mengenai apa itu bipolar disorder:

Mengenal bipolar disorder

Bipolar disorder –atau yang dulunya dikenal dengan istilah manic depressive– merupakan gangguan mental yang menyerang  psikis seseorang. Umumnya, gangguan ini ditandai dengan perubahan suasana hati (mood) yang terjadi secara ektrem.

Memang, perubahan suasana hati (mood swing) juga umum terjadi pada individu normal. Namun, pada penderita bipolar disorder, perubahan mood ini dapat terjadi dengan rentangan level yang sangat ekstrem. Misalnya, seketika ia akan merasa sangat bahagia (mania); namun dalam waktu singkat, ia akan mengalami fase depresi.

Berikut beberapa episode atau fase yang umum dialami oleh penderitanya:

  • Mania – Episode di mana penderita mengalami kelonjakan rasa bahagia yang ekstrem.
  • Hipomania – Episode ini tetap berada dalam spektrum perasaan bahagia; hanya saja tidak se-ektrem episode mania
  • Depresi – Episode di mana penderita merasakan perasaan sedih, murung, dan depresi yang berlebih
  • Campuran – Episode ini merupakan campuran dari mania/hipomania dan depresi.
Tanda bipolar disorder

Berikut beberapa gejala umum yang sering disangkut pautkan dengan penderita gangguan mental ini:

  1. Sering dan mudah sekali marah. Penyebabnya pun seringkali hanya berupa hal yang individu normal anggap biasa.
  2. Bersemangat, enerjik, dan bahagia ekstrem. Seringkali, penderita gangguan iniakan menunjukkan semangat dan perasaan bahagia yang meluap-luap. Karenanya, tidak heran jika kemudian ia akan melakukan banyak aktivitas untuk menunjukkan semangat dan perasaan bahagianya. Namun herannya, ia tidak akan merasa kelelahan meskipun telah beraktivitas sedemikian rupa.
  3. Nafsu seks meningkat. Inilah salah satu tanda gangguan mental iniyang sering dilewatkan banyak pihak. Pada penderita gangguan mental ini, nafsu seks akan meningkat dengan signifkan, namun rentan juga mengalami penurunan ekstrem.
  4. Mudah berubah pikiran. Ternyata, penderitanyajuga sering megalami perubahan pikiran dan keputusan. Di satu waktu, ia akan merasa yakin pada sebuah keputusan; namun selang beberapa saat, ia akan mengubah pendiriannya.
  5. Insomnia dan halunisasi. Karena seringkali mengalami episode mania, penderita bipolar disorder kerap merasakan kesulitan untuk terlelap di malam hari. Selain itu, mereka juga akan menciptakan halunisasi serta delusi sendiri. Inilah yang membuat mereka percaya pada hal-hal yang tidak masuk akal, atau hal yang tidak terjadi sama sekali.
  6. Pesimis dan rentan bunuh diri. Ketika dalam fase depresi, penderita gangguan mental iniakan menunjukkan perasaan sedih yang berlebih. Karenanya, mereka akan menjadi individu yang pemurung, menutup diri, dan emosional. Jika tidak ditangani atau diawasi oleh orang sekitar, penderita sangat rentan melakukan aksi-aksi suicidal yang mengancam nyawa.
Penyebab

Lalu, apa yang menjadi penyebab timbulnya gangguan mental ini? Berikut poin lengkapnya:

  1. Genetika, alias keturunan
  2. Sistem neurokimia yang tidak seimbang. Biasanya dipicu oleh ketidakseimbangan senyawa kimia di otak (norephinephrin, dopamin, serotonin, dll) yang menyebabkan neurotransmitter (saraf pembawa pesan ke otak) tidak dapat berfungsi dengan normal.
  3. Sistem neuroendokrin yang terganggu. Terganggunya fungsi kelenjar endokrin terbukti mempengaruhi suasana hati.
  4. Lingkungan. Kondisi di sekitar individu tenyata bisa turut memicu timbulnya kecenderungan gangguan mental ini. Kondisi yang dimaksud meliputi stres akibat kehilangan orang yang dicintai, penyalahgunaan obat-obatan, dan perubahan musim.
Pengobatan

Umunya, penderita bipolar disorder akan diresepkan beberapa jenis obat, seperti:

  • Antidepressan
  • Antipsikotik
  • Antikonvulsan, dan
  • Lithium

Jadi, jangan anggap remeh segala gangguan kesehatan yang Anda rasakan ya, sahabat sehat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasinya di sini.