Berikut Tips Berpuasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui

tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui
Salah satu tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui Pertimbangkanlah untuk menyudahi puasa Anda jika mengalami sakit kepala berkepanjangan seharian.

GoDokTips Berpuasa untuk Ibu Hamil dan MenyusuiBerpuasa ketika tengah hamil, atau menyusui kadang menjadi dilema tersendiri bagi para Bunda di luar sana. Pasalnya, terdapat ketakutan tersendiri jika berpuasa akan mempengaruhi janin di dalam kandungan, atau mempengaruhi kualitas ASI. Beberapa juga merasa takut jika merasa pusing atau mual ketika berpuasa sembari menyusui. Benarkah seperti itu?

Tips Berpuasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Sejatinya, berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui sebenarnya boleh-boleh saja, meskipun tidak diwajibkan. Namun, ada beberapa hal yang tetap harus Bunda perhatikan jika berpuasa ketika hamil atau menyusui. Hentikanlah puasa Anda jika mengalami salah satu dari gejala berikut ini :

1. Sakit kepala terus-menerus

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang pertama. Pertimbangkanlah untuk menyudahi puasa Anda jika mengalami sakit kepala berkepanjangan seharian. Pasalnya, hal tersebut bisa jadi merupakan tanda atau gejala dari suatu gangguan kesehatan, atau sekadar penanda dehidrasi. Untuk mencegah hal ini, hindari mengonsumsi makanan tak sehat saat sahur dan berbuka puasa.

2. Muntah dan Mual

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang kedua. Bagi Anda yang tengah hamil muda, mungkin sudah terbiasa dengan morning sickness, alias muntah-muntah. Sebagaimana yang Anda ketahui, muntah adalah salah satu hal yang membatalkan puasa, dan mengharuskan Anda untuk segera meminum sesuatu. Sebab, muntah menyebabkan semua makanan yang telah Anda konsumsi saat sahur terbuang percuma. Jadi, lebih baik batalkan puasa Anda daripada janin di kandungan atau bayi Anda kekurangan asupan gizi dan nutrisi.

(Baca:Serba-Serbi Morning Sickness yang Harus Diketahui Ibu Hamil)

3. Jantung berdebar kencang, keringat dingin, dan mata berkunang-kunang

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang ketiga. Ketiga hal tersebut merupakan beberapa gejala turunnya gula darah yang harus waspadai. Pasalnya, gula darah yang rendah dapat berbahaya bagi kesehatan Anda dan janin atau bayi yang masih Anda susui. Jadi, jangan ragu untuk membatalkan puasa dan segera konsumsi teh manis serta makanan penambah tenaga.

4. Merasa lemah, lesu, dan akan pingsan

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang keempat.Hal keempat yang membuat Bunda harus membatalkan puasa adalah timbulnya rasa lemas dan lesu sehingga seakan ingin pingsan. Hal ini hanya berarti satu hal, yaitu bahwa tubuh Anda memerlukan asupan energi dan nutrisi untuk menyusui. Hal ini juga berlaku saat janin di dalam kandungan Anda membutuhkan transfer tenaga. Anda dianjurkan untuk membatalkan puasa jika ini terjadi, demi kesehatan dan keselamatan anak atau calon anak Anda.

(Baca: 9 Komplikasi Kehamilan yang Harus Anda Waspadai)

5. Urin berwarna keruh dan berbau tajam

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang kelima.Perhatikanlah hal ini saat Anda buang air kecil. Sejatinya, urin yang berwarna keruh dan berbau menyengat adalah gejala dehidrasi yang paling terlihat. Karena ini artinya tubuh Anda sudah mengalami dehidrasi, maka segeralah batalkan puasa dan minumlah sesuatu untuk mengembalikan asupan cairan di dalam tbuh.

6. Merasa sangat haus

Tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui yang kelima. Senada dengan gejala sebelumnya, rasa haus yang amat sangat juga merupakan salah satu gejala dehidrasi. Karenanya, batalkan puasa Anda jika gejala di nomor sebelumnya diiringi pula oleh rasa haus berlebihan. Sebab, tubuh dan anak Anda tentu membutuhkan asupan cairan yang memadai.

(Baca: 6 Warna Urin Pengungkap Kesehatan Anda)

Nah, itu tips berpuasa untuk ibu hamil dan menyusui. Jangan ragu untuk membatalkan puasa jika mengalami salah satu hal di atas ya, Bunda! Sebab, kesehatan Anda dan si bayi juga sangat penting. Semoga bermanfaat!