Berhubungan Seks Saat Haid; Bolehkah? Cari Tahu di Sini!

berhubungan seks saat haid
Jangan salah! Meskipun berhubungan seks saat haid terbukti memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, namun bukan berarti keputusan ini tidak berisiko, lho! Apa saja risikonya? Yuk, simak!

Go DokBerhubungan seks saat haidSeks -pembahasan yang tidak akan pernah ada habisnya. Nah, dari sekian banyak pertanyaan seputar seks yang sering muncul di benak kebanyakan orang, perkara ‘boleh atau tidaknya behubungan seks saat haid’ kerapkali menjadi topik utama perbincangan. Lantas, bolehkah berhubungan seks saat haid? Cari tahu jawabannya lewat penjelasan lengkap di bawah ini!

Sebenarnya, berhubungan seks saat haid itu…

Mengutip pernyataan Tara Ford -seorang ahli medis dari Medical Center for Female Sexuality, New York-, berhubungan seks saat haid sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan. Apalagi jika kedua belah pihak merasa nyaman dengan hal tersebut.

Labih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa berhubungan seks saat haid ternyata memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti:

  • Meringankan gejala PMS

Bagi  kabanyakan wanita, pasti sudah tidak asing lagi dengan beberapa gejala PMS (Pre-Menstrual Syndrome), seperti kram dan perut bagian bawah yang terasa sakit. Ternyata, berhubungan seks saat haid dapat meringankan dua gejala tadi, lho! Studi terakhir mengungkapkan bahwa orgasme saat berhubungan seks terbukti dapat mengurangi intensitas kram dan sakit perut bagian bawah. Bagaimana, tertarik?

  • Memicu timbulnya perasaan bahagia

Selain meringankan gejala PMS, berhubungan seks saat haid juga bisa memicu timbulnya perasaan bahagia. Hal ini berkaitan erat dengan pelepasan hormon endorfin saat Anda mencapai orgasme.

  • Memberikan kepuasan lebih

Jarang yang mengetahui bahwa selama masa menstruasi, tubuh wanita mengeluarkan hormon tertentu yang membuatnya lebih bergairah. Karenanya, tidak heran jika berhubungan seksual saat haid dipercaya dapat meningkatkan kepuasan wanita.

Ini lho risiko yang harus Anda ketahui!

Jangan salah! Meskipun berhubungan seks saat haid terbukti memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan, namun bukan berarti keputusan ini tidak berisiko, lho! Berikut risiko yang dimaksud:

1. Infeksi penyakit

Risiko pertama yang harus Anda waspadai adalah infeksi penyakit. Seperti yang telah Anda ketahui, leher rahim akan terbuka selama masa menstruasi. Karenanya, bercinta saat haid akan meningkatkan risiko masuknya bakteri lewat leher rahim ke panggul.

Selain itu, berhubungan seks saat haid juga bisa meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit, seperti HIV dan Hepatitis. Penyebabnya tidak lain karena dua penyakit ini lebih mudah menginfeksi lewat kontak langsung dan pertukaran cairan tubuh.

2. Infeksi jamur dan bakteri

Jarang yang mengetahui bahwa selama menstruasi, kadar pH pada vagina mengalami penurunan. Inilah yang menyebabkan vagina rentan terkena infeksi jamur dan bakteri -khususnya yang berasal dari masuknya benda asing, seperti penis dan sperma.

3. Kehamilan

Karena sedang haid, banyak pasangan yang kemudian memutuskan untuk berhubungan seks tanpa menggunakan pengaman. Mungkin, mereka berpikir bahwa bercinta saat haid tidak akan berakhir pada proses pembuahan. Benarkah seperti itu? Salah! Faktanya, berhubungan seks saat haid tetap berpeluang memicu kehamilan, lho! Jadi, selalu waspada!

Agar lebih nyaman, baiknya Anda praktikkan hal-hal berikut ini!

Setelah menyimak manfaat dan risiko berhubungan seks saat haid, berikut Go Dok paparkan beberapa hal yang dapat Anda praktikkan demi meningkatkan kenyamanan dan kepuasan bercinta:

  • Hindari berhubungan seks di hari pertama atau kedua haid. Mengapa? Karena di masa awal menstruasi, rahim sedang banyak-banyaknya mengeluarkan darah.
  • Tetap gunakan pengaman, seperti kondom. Hal ini ditujukan untuk meminimalisir pembuahan yang tidak diinginkan.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar seks? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk konsultasikan seputar tipsnya dengan dokter Go Dok, GRATIS! Download aplikasinya di sini.