Bercinta Saat Datang Bulan; Amankah?

bercinta saat datang bulan

Go Dok- Bercinta saat datang bulan- Pernahkah Anda merasa bergairah untuk berhubungan seks ketika sedang datang bulan? Hal tersebut sangatlah wajar. Pasalnya, saat datang bulan, Anda sedang kebanjiran hormon. Namun, sebaiknya Anda menahan gairah tersebut dan simpan sampai Anda selesai menstruasi demi alasan kesehatan. Mengapa demikian?

Intip alasan ilmiah dibalik larangan bercinta saat datang bulan berikut ini!

Ketika Anda sedang datang bulan, bukan berarti Anda tidak memiliki keinginan untuk bercinta bukan? Justru, Anda terkadang merasa paling bergairah ketika sedang datang  bulan. Ingin sekali rasanya Anda mengajak pasangan untuk berhubungan seks. Namun, dibalik kegiatan tersebut, terdapat ancaman terhadap kesehatan Anda.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Everydayhealth.com, Anda tidak dilarang untuk bercinta ketika sedang haid. Meski begitu, Anda harus mengetahui kondisi tubuh yang dapat membuat kegiatan tersebut menjadi tidak seaman yang dibayangkan. Pasalnya, bercinta saat datang bulan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit seperti HIV atau sipilis. Mengapa demikian?

Menurut Lauren Streicher, MD., profesor medis ginekologi dari Northwestern University Chicago, virus HIV tersebut bisa jadi terbawa oleh cairan tubuh seperti darah. Selain itu, ketika wanita sedang datang bulan, rahim terbuka sedikit yang memungkinkan virus untuk masuk ke dalam tubuh melewati rahim.

Selain itu, Anda juga bisa terkena infeksi jika bercinta saat datang bulan. Vagina Anda berada di tingkat pH pada angka 3.8 hingga 4.5 pada waktu normal, menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Namun, ketika Anda sedang menstruasi, tingkat pH akan naik akibat tingginya tingkah pH pada darah. Dalam kondisi tersebut, akan sangat mudah bagi jamur untuk berkembangiak dan menyebabkan infeksi.

Apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal tersebut? Anda bisa melakukan hubungan seks yang aman dengan penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom. Dengan demikian, darah tidak serta merta bertemu dengan cairan tubuh pasangan dan begitupun sebaliknya. Penularan penyakit melalui darah pun bisa diminimalisir.

Selain itu, Anda juga harus terus menjaga kebersihan vagina selama haid, seperti mengganti pembalut atau tampon secara rutin, sehingga bakteri yang terdapat pada pembalut tidak meningkatkan risiko infeksi. Jangan gunakan pembalut lebih dari 6 jam pemakaian.

Anda tidak perlu khawatir bahwa masa datang bulani Anda akan semakin lama dikarenakan bercinta saat datang bulan. Beberpapa kontraksi yang terjadi ketika Anda orgasme memang akan mendorong darah sedikit lebih banyak dari biasanya. Namun, hal tersebut tidak  akan memperpanjang durasi menstruasi atau merusak siklus Anda.

Selain itu, kemungkinan Anda hamil setelah bercinta saat datang bulan juga sangatlah kecil. Hal tersebut dikarenakan pada saat menstruasi, kondisi rahim Anda tidak sedang siap untuk dibuahi. Meski demikian, jika Anda memiliki siklus 21 hingga 24 hari, dan Anda berhubungan di akhir masa menstruasi Anda, bisa jadi sperma yang tersisa di dalam vagina bertahan hingga 5 hari lalu melakukan pembuahan. Sehingga, kehamilan tersebut tetap memungkinkan.

Jika menurut Anda bercinta saat datang bulan akan sangat ‘berantakan’, Anda juga bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Misalnya dengan mengalasi seprai kasur dengan handuk atau kain tambahan agar noda tidak jatuh ke seprai atau kasur. Anda hanya tinggal menggantinya ketika kotor tanpa harus mencuci seprai.

Jika Anda merasa langkah-langkah Anda sudah bisa menjamin keamanan, Anda boleh saja melakukannya bersama pasangan. Namun, ada baiknya Anda bicarakan terlebih dahulu kepada pasangan tentang bagaimana kondisi Anda, risiko-risiko apa saja yang bisa timbul, serta bagaimana keamanan Anda. Anda juga harus mempertimbangkan kenyamanan pasangan.

Terkadang, ada pasangan yang merasa tidak nyaman ketika melihat darah. Begitu juga dengan bau anyir dari darah yang bisa saja tercium di tengah kegiatan. Anda tentu tidak mau aktivitas bercinta tersebut terhenti tiba-tiba karena pasangan merasa jijik atau mual ketika melihat darah bukan?

Itu tadi penjelasan tentang keamanan bercinta saat datang bulan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Diskusikan permasalahan kesehatan seputar seks Anda dengan Tim Dokter Go Dok, langsung dari Smartphone, GRATIS! Download aplikasinya di sini.

NA/PJ/MA

Referensi