Banyak Tahi Lalat di Tubuh? Ini Dia Penyebabnya!

www.go-dok.com

Ayo, cek! Berapa banyak tahi lalat yang Anda miliki? Bintik cokelat kecil ini kerap kali muncul di beberapa bagian tubuh, seperti wajah, tangan, kaki, bahkan kepala. Memang bagi sebagian orang, adanya tahi lalat di area tubuh tertentu, misal dagu, dapat mempermanis penampilan. Namun, siapa sangka bahwa kemunculan tahi lalat ternyata bisa menjadi pertanda timbulnya penyakit berbahaya, seperti kanker?

Tahi lalat dalam dunia kedokteran merupakan kondisi bawaan yang kemunculannya tidak bisa dicegah. Namun, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK juga menambahkan bahwa terdapat kondisi di mana sel melanosit di lapisan kulit tumbuh secara berlebihan hingga membentuk tahi lalat yang dikategorikan sebagai tumor jinak. Mengerikan! Karenanya, tidak ada salahnya untuk mengenali terlebih dahulu faktor penyebab munculnya tahi lalat pada tubuh. Intip penjelasan lengkapnya di bawah, ya!

1. Faktor genetika

Anda memiliki banyak tahi lalat di tubuh? Jangan panik dulu! Bisa jadi hal ini dikarenakan faktor genetika dalam keluarga. Teliti apakah ada sanak saudara atau orangtua yang juga memiliki tahi lalat dalam jumlah yang lebih dari biasa. Jadi, jangan dulu membuat asumsi mengerikan, ya!

2. Sinar matahari

Ternyata, sinar matahari turut menentukan jumlah tahi lalat di tubuh, lho! Orang-orang yang tinggal di daerah tropis atau beriklim panas akan lebih rentan memiliki banyak tahi lalat.  Menurut penelitian, paparan sinar matahari yang berlebihan dapat membuat  kulit Anda rusak dan secara  otomatis membuat tahi lalat timbul dan tumbuh lebih mudah.

3. Melanosit

Sel melanosit yang tidak merata akan menyebabkan munculnya tahi lalat baru. Eits, hati-hati, ya! Sebab, jika tahi lalat terus menerus muncul, bisa jadi hal ini merupakan indikasi awal kemunculan kanker melanoma.

Melanoma sendiri merupakan kanker ganas pada kulit yang disebabkan oleh tahi lalat yang mempunyai tepian kasar dan berbentuk tidak simetris. Untuk membedakannya dengan tahi lalat biasa, biasanya jenis ini tidak berwarna hitam dan memiliki diameter yang lebih besar, yaitu melebihi 6 mm.

4. Mengonsumsi obat-obatan

Bertambahnya jumlah tahi lalat juga bisa dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu, lho! Obat-obatan seperti obat hormonal, antibiotik, dan antidepresan dapat membuat kinerja dari sistem kekebalan tubuh menurun sehingga sensitivitas kulit terhadap cahaya matahari kemudian semakin meningkat. Karenanya, sinar matahari menjadi lebih mudah mengenai kulit sehingga mengakibatkan tahi lalat berpotensi tumbuh semakin banyak.

Semoga bermanfaat!