Bahaya Onani, Apa Saja? Cari Tahu di Sini!

Bahaya onani

GoDok- Bahaya onani- Sebagai seorang pria dewasa, tentu Anda seringkali merasakan timbulnya gairah seksual. Hal ini bisa dipicu oleh berbagai macam hal, sebagian besar karena adanya pemicu secara visual. Tentu hal ini merupakan hal yang bisa dikatakan enteng untuk diatasi, jika Anda sudah menikah. Namun, bagaimana dengan Anda yang notabene belum beristri? Tak jarang, para pria yang masih berstatus lajang melampiaskan hasrat seksual mereka dengan melakukan masturbasi, alias onani. Sejatinya, hal ini bisa dikatakan wajar bagi pria dewasa yang belum menikah. Bahkan, sebuah penelitian menyatakan bahwa 99% pria pernah melakukan onani setidaknya satu kali selama hidupnya.

Namun, harus Anda ketahui, onani yang dilakukan terlalu sering dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Tidak percaya?

Berikut adalah daftar lengkap bahaya onani yang  bisa terjadi jika dilakukan secara berlebihan :

1. Iritasi kulit kelamin

Memang benar bahwa onani merupakan salah satu bentuk pelampiasan gairah seksual yang paling aman. Namun, tetap saja hal ini berisiko. Salah satu risikonya adalah iritasi kulit kelamin yang bersifat minor, seperti lecet-lecet.

2. Bocornya katup air mani

Bahaya onani yang kedua adalah bocornya katup air mani yang merupakan saluran tempat keluar masuknya sperma. Hati-hati! Jika hal ini terjadi, air mani bisa saja keluar meskipun penis Anda tidak berada pada kondisi ereksi, tanpa diprediksi. Tentu akan memalukan jika hal ini terjadi di tempat umum, bukan?

3. Ejakulasi dini

Tahukah Anda bahwa ejakulasi dini lebih banyak terjadi pada mereka yang sering melakukan onani? Pasalnya, saat terlalu sering melakukan masturbasi, otot-otot penis Anda akan terbiasa memberikan respon maksimal (ejakulasi) terhadap rangsangan yang sangat minim. Tak hanya itu, Anda juga akan lebih sensitif terhadap sentuhan diri sendiri, dibandingkan sentuhan orang lain (pasangan). Hal-hal inilah yang kemudian membuat penis Anda lebih cepat ereksi dan ejakulasi daripada seharusnya.

4. Kebotakan

Selanjutnya bahaya onani adalah memicu kebotakan. Sekilas, kebotakan rambut dan onani memang tak ada hubungannya. Namun, terlalu sering melakukan onani faktanya bisa mengakibatkan gangguan hormon yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut Anda. Tak hanya terganggu pertumbuhannya, onani juga lama kelamaan dapat mengakibatkan kebotakan. Mengerikan, bukan?

5. Varikokel

Meskipun jarang sekali terjadi, namun onani dapat menyebablan terjadinya Varikokel, suatu gangguan serupa varises yang menjangkiti alat kelamin pria. Hal ini seringkali terjadi saat seorang pria menjadi terlalu kreatif saat “main sabun”, seperti menjepit alat kelamin dalam melakukannya. Perlu Anda ketahui, menjepit penis dengan alat apapun, guna melampiaskan hasrat seksual, merupakan tindakan berbahaya. Karenanya, pikirkan terlebih dahulu akibatnya sebelum Anda menjadi terlalu ekstrem, ya!

6. Impotensi.

Bahaya onani yang terkahir, sekaligus yang paling merugikan, adalah impotensi. Pasalnya, saat melakukan onani terlalu sering, Anda dapat mengalami gangguan pada saraf parasimpatik, yang berperan penting bagi otak Anda dalam merespons rangsangan seksual. Jika saraf tersebut terganggu kinerjanya, kemampuan Anda dalam mencapai dan mempertahankan ereksi bisa saja melemah. Atau, jika dibiarkan saja, lama kelamaan hal ini bisa menjadi parah sehingga terjadilah impotensi. Hiii, seram!

Nah, itu dia 7 bahaya onani yang mungkin bisa terjadi jika dilakukan secara berlebihan.  Selain ketujuh bahaya di atas, Anda juga bisa mengalami nyeri pada punggung dan selangkangan lho! Karenanya, jangan sampai berlebihan dan melebihi batas aman, ya!

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar seks lainnya? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk konsultasikan seputar tipsnya dengan dokter Go Dok, GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.