Bahaya Menggunakan Earphone

GoDok – Semenjak ditemukan oleh Nathaniel Baldwin pada tahun 1910, earphone terus digunakan untuk berbagai macam tujuan, seperti sebagai alat yang digunakan oleh tentara US Navy untuk mendengarkan hasil pantauan operasi militer di laut, hingga sebagai aksesoris tambahan di smartphone untuk mendengarkan alunan musik.

Karena peralihan fungsinya, penggunaan earphone dewasa kini tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sehari-hari. Anda mungkin salah satu orang yang tidak bisa jauh dari alat yang satu ini karena berbagai macam alasan, seperti untuk menghilangkan rasa bosan saat bekerja, atau untuk meningkatkan semangat selagi berolahraga. Tapi,hati-hati lho dengan penggunaan berlebih alat yang satu ini. Kenapa? Karena jika digunakan secara terus menerus, earphone ternyata dapat membahayakan fungsi telinga dan otak. Penasaran? Ini dia penjelasan lengkapnya:

1. Infeksi telinga

Hati-hati, jangan asal meminjamkan earphone Anda kepada orang lain. Meskipun terlihat sepele, ternyata penggunaan earphone bergilir dapat meningkatkan risiko infeksi telinga. Hal ini dikarenakan jamur dan kuman dari daun telinga seseorang dapat menempel dan menginfeksi telinga Anda. Solusinya, selalu bersihkan earphone sehabis digunakan oleh orang lain. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

2. Kerusakan pendengaran permanen

Rentang intensitas suara yang dapat didengar oleh manusia sangat terbatas, yaitu berkisar antara 25-40 untuk orang dewasa dan 20-40 dB untuk anak-anak. Intensitas ini akan meningkat setiap kali Anda menggunakan earphone, yaitu hingga mencapai 90 dB. Jika dibiarkan terus-menerus, getaran berlebih yang masuk ke rongga telinga dapat menyebabkan iritasi, bahkan memicu pecahnya gendang telinga. Hasilnya, Anda akan mengalami kerusakan pendengaran yang bersifat permanen. Mengerikan, bukan?

3. Menurunnya fungsi telinga

Tahukah Anda, bahwa pada usia muda, telinga lebih rentan mengalami kemunduran fungsi? Bagi mereka yang masih berumur di bawah 20 tahun, penggunaan berlebih earphone dapat meningkatkan risiko trauma akustik karena seringnya telinga bagian tengah dan dalam terpapar suara nyaring dan bising. Hasilnya, fungsi organ pendengaran akan mengalami kemunduran karena beberapa bagiannya tidak dapat berfungsi secara normal.

4. Mati rasa pada telinga

Kondisi mati rasa pada telinga biasanya ditandai dengan munculnya dengungan lembut dari telingan bagian tengah, kemudian diikuti dengan ketidakpekaan organ pendengaran merespon bunyi di sekitar. Meskipun bersifat sementara dan dapat hilang dalam hitungan menit, mati rasa pada telinga akibat penggunaan earphone yang berlebih dapat memicu gangguan pendengaran lain yang lebih parah. Jadi, hat-hati ya!

5. Efek buruk pada otak

Selain gelombang suara, penggunaan earphone juga mengirim gelombang elektromagnetik non-ionisasi ke otak. Hati-hati lho, karena banyak penelitian yang mengemukakan bahwa gelombang jenis tersebut merupakan salah satu penyebab utama munculnya tumor otak serta kerusakan DNA pada sel jaringan tubuh manusia.

Comments are closed.