Bahaya Karang Gigi yang Mengancam Kesehatan

Bahaya karang gigi
Bahaya karang gigi seringkali disepelekan. Padahal, ada banyak bahaya karang gigi bagi kesehatan organ mulut yang tidak Anda ketahui. 

GoDok Bahaya Karang Gigi – Jika dibandingkan denagn permasalahan organ mulut lainnya, bahaya karang gigi seringkali dianggap angin lalu. Malahan, tidak sedikit yang melihat bahaya karang gigi sebagai angin lalu saja. Padahal jika tidak segera ditangani, karang gigi dapat memicu komplikasi kesehatan lainnya,; yang tidak hanya berbahaya, namun juga seringkali mematikan.

Sebelum beranjak pada pembahasan mengenai bahaya karang gigi, ada baiknya Anda simak terlbeih dahulu paparan lengkap di bawah ini!

Apa itu karang gigi?

Secara normal, gigi dilapisi oleh plak yang berupa lapisan tipis yang berisi bakteri. Jika tidak dibersihkan, plak pada gigi tersebut lama kelamaan akan mengalami mineralisasi hingga mengeras dan sulit dibersihkan dari permukaan gigi. Nah, plak gigi yang mengalami pengerasan atau mineralisasi inilah yang kemudian biasa Anda sebut karang gigi. Penyebab berkembangnya karang gigi ini bermacam-macam, mulai dari kebiasaan malas menyikat gigi, sering ngemil makanan yang manis-manis, hingga merokok. Wah, mungkin sebaiknya yang memelihara kebiasaan-kebiasaan tersebut, mulai menghentikannya dari sekarang, ya!

(Baca: Kenali Dampak Buruk Merokok pada Gigi)

Lalu, apa saja dampaknya bagi gigi Anda?

Harus Anda ketahui, bahwa karang gigi yang terbentuk selama bertahun-tahun di dalam mulut mengalami penebalan sehingga semakin banyak bakteri yang menumpuk. Hal ini akan menimbulkan penyakit dan efek negatif lainnya bagi kesehatan rongga mulut Anda. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak beberapa dampak berikut yang akan terjadi apabila Anda membiarkan karang gigi menumpuk pada permukaan gigi :

1. Penurunan perlekatan gusi pada permukaan gigi

Karang gigi yang menempel pada permukaan gigi akan menyebabkan iritasi pada gusi. Hasilnya, gusi menjadi bengkak melunak dan lama kelamaan perlekatan gusi ke gigi menjadi turun digantikan dengan karang gigi. Apabila hal ini terjadi dalam waktu lama maka gigi akan tetap menempel pada gusi karena tertahan oleh karang gigi, dan ketika karang gigi dilepas dari gigi maka gigi akan goyah bahkan bisa lepas dari gusi jika karang gigi sangat tebal.

2. Penyebaran bakteri dan penyakit sistemis

Tahukah Anda bahwa karang gigi mengandung sejumlah bakteri yang dapat menjadi sumber infeksi? Saat bakteri-bakteri ini kemudian turut menyebar bersama aliran darah, maka akan terjadi pula infeksi di tempat-tempat lain dalam tubuh seperti pada jantung yang menyebabkan penyakit perikarditis serta endokarditis.

3. Menimbulkan bau mulut

Karang gigi yang menempel pada permukaan gigi dapat pula menurunkan tingkat kebersihan mulut. Sebab, karang gigi menempel dengan kuat dalam jangka waktu lama dan tidak dapat dibersihkan hanya dengan menyikat gigi atau berkumur dengan mouthwash. Selain itu, karang gigi juga mengandung bakteri yang mengeluarkan gas penyebab bau mulut.

(Baca: Anda Menderita Bau Mulut? Ini Cara Mengatasinya)

4. Meningkatkan risiko infeksi pada rongga mulut

Jika Anda memiliki karang gigi dan menderita luka di dalam rongga mulut, maka luka akan sulit untuk sembuh. Sebab, luka tersebut akan semakin diperparah dengan adanya bakteri dari karang gigi.

5. Mempermudah terjadinya lubang pada gigi

Nah, akibat utama dari munculnya karang gigi adalah terbentuknya lubang pada gigi. Kok bisa? Usut punya usut, lubang pada gigi disebabkan oleh  karang gigi mengandung bakteri yang mendukung proses terjadinya karies atau lubang gigi. Dan karena sulit dibersihkan dengan sikat gigi, bakteri-bakteri yang bersembunyi di dalam karang gigi ini akan lebih mudah menggerogoti gigi Anda.

(Baca: Menurut Dokter Gigi, Inilah Kebiasaan Penyebab Gigi Berlubang)

Tentunya, Anda tidak ingin kelima hal di atas terjadi pada gigi dan mulut Anda, kan? Nah karenanya, yuk mulai rutin menyikat gigi serta berkumur dengan mouthwash dari sekarang. Jangan lupa, hentikan kebiasaan merokok, ya! Selamat mencoba!

Comments are closed.