Badan Susah Gemuk? Waspadai Pertanda Penyakit Parah

GoDok – Bagi Anda penggemar film, pasti sudah tidak asing lagi dengan artis Keira Knightley. Populer dengan perannya sebagai Elizabeth Swann di film berjudul “Pirates of the Caribbean”, Keira kemudian didapuk sebagai salah satu aktris papan atas Hollywood. Ssst, selain karena aktingnya yang memukau, ternyata banyak orang yang mengidolakan Keira karena terpukau oleh tubuh langsingnya. Tapi, tidak selamanya Keira mendapatkan pujian atas bentuk raganya, lho! Karena buktinya, banyak pihak yang malah menuduh ia menderita anoreksia.

Saat diwawancarai oleh media Inggris, Keira mengaku bahwa tubuh kurusnya merupakan imbas dari sistem metabolisme yang terlalu cepat. Dampaknya, tidak peduli seberapa banyak ia makan, berat badannya tidak akan beranjak naik.

Dari penjelasan di atas, tentu dapat Anda simpulkan bahwa tidak selamanya tubuh yang langsing merupakan berkah, apalagi jika dibarengi dengan kesulitan menambah berat badan. Karena, bisa saja hal ini merupakan pertanda dari kondisi kesehatan tertentu yang berbahaya dan membutuhkan penanganan segera.

Berikut Go Dok paparkan beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan seseorang susah gemuk:

1. Hipertiroid

Hipertiroid merupakan penyakit yang disebabkan oleh terlau aktifnya kelenjar tiroid dalam memproduksi hormon tiroksin. Nah, hal inilah yang kemudian memicu proses metabolisme tubuh berjalan dengan cepat. Tidak mengherankan jika kemudian penderita hipertiroid kesusahan menaikkan berat badan.

Eits, jangan salah! Para penderita hipertiroid tidaklah bahagia dengan kondisi ini, lho! Karena bukan hanya berbadan kurus, mereka juga sering merasakan gejala kesehatan lainnya, seperti tubuh yang tidak tahan dengan udara panas dan tangan yang mudah gemetar.

2. Kanker

Kanker; penyakit mematikan yang tengah menjadi momok bagi banyak orang. Bagaimana tidak! Hingga kini, belum ditemukan obat yang terbukti mampu menyembuhkan kanker secara total.

Ternyata, kanker merupakan salah satu alasan mengapa seseorang susah gemuk. Bahkan, banyak kasus yang menunjukkan bahwa penderita kanker umumnya mengalami penurunan bobot badan secara drastis. Penyebabnya tidak lain karena sel kanker cenderung menyebar dan menginfeksi jaringan tubuh yang sehat dengan cepat dan ganas. Tidak hanya menginfeksi jaringan sehat, sel kanker juga akan ‘memakan’ sari-sari makanan yang ada di dalam jaringan. Hasilnya, penderita kanker akan mengalami penurunan berat badan karena kekurangan pasokan gizi serta nutrisi.

3. Tuberkulosis

Tuberkulosis, atau yang kita kenal sebagai TBC, merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi basil Mycrobacterium tuberculosis. Hati-hati! Sebab, penyakit ini dapat menyebar melalui udara serta air liur penderitanya.

Karena TBC pada dasarnya merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi, maka tidak heran jika kemudian tubuh penderitanya kemudian akan menunjukkan respon metabolik tubuh. Respon yang dimaksud meliputi penurunan nafsu makan, terganggunya proses penyerapan nutrisi, serta berubahnya sistem metabolisme tubuh.

Itu tadi beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan seseorang sukar menaikkan berat badan. Tapi, jangan salah! Banyak kasus di mana kesulitan menaikkan berat badan disebabkan oleh faktor keturunan. Hal ini sejalan dengan pernyataan dr.Andrew Whittle -peneliti metabolik dari University of Cambridge– yang mengungkapkan bahwa jika mayoritas keluarga Anda bertubuh kurus;  maka besar kemungkinan Anda juga akan memiliki bentuk tubuh serupa. Jadi, jangan asal berasumsi! Baiknya Anda memeriksakan kesehatan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yang paling tepat.

Semoga bermanfaat!

Baca juga artikel terkait mengenai anoreksia merupakan penyimpangan pola makan yang dicirikan dengan penurunan berat badan, klik di sini.

 

Comments are closed.