Ayo, Ajak Si Kecil Naik Kendaraan Umum!

www.go-dok.com

Bunda, pernahkah Anda membawa si kecil jalan-jalan menggunakan angkutan umum? Jika belum, maka Anda harus mencobanya karena hal tersebut ternyata bermanfaat bagi tumbuh kembang buah hati. Tidak percaya?

Psikolog klinis dari Universitas Indonesia, Angesty Putri, menyatakan bahwa mengenalkan anak pada kendaraan umum merupakan langkah positif yang harus dicoba orangtua, terlebih jika anak terbiasa menggunakan kendaraan pribadi. Mengapa? Sebab anak dapat belajar untuk bersosialisasi dengan orang lain selain keluarga atau kerabatnya. Lebih lanjut, Anda juga dapat mengajarkan anak nilai kemandirian dan empati dengan mengarahkan ia untuk berbagi ruang dan kursi dengan orang lain.

Lalu, langkah apa saja yang harus dilakukan oleh para orang tua untuk mengenalkan sarana transportasi umum kepada si kecil? Langkah pertama yang harus Anda lakukan pada si kecil adalah perkenalkan terlebih dahulu serba-serbi transportasi umum yang harus diketahui anak, seperti tempat pemberhentian, tipe kendaraan umum yang dapat diambil, dan tata krama dalam berbagi kendaraan umum dengan orang lain.

Selanjutnya, tegaskan pada anak untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Misalnya, ajarkan ia untuk menunggu kendaraan hingga benar-benar berhenti sebelum naik atau turun, beri buah hati Anda penjelasan mengapa mengeluarkan tangan atau kepala dari jendela kendaraan berbahaya, hingga memperingatkan ia untuk tidak berlarian di dalam transportasi umum.

Untuk tahap awal, jangan langsung mengajak anak menempuh rute yang jauh. Alasannya adalah untuk menghindari kemungkinan ia merasa lelah dan bosan. Selain itu, di sela-sela perjalanan, jangan bosan ingatkan si kecil bahwa merupakan hal yang lumrah untuk merasakan kepanasan, bersinggungan dengan penumpang lain, hingga menolerir bau tertentu yang tidak ditemukan di kendaraan pribadi.  Awalnya anak mungkin akan merasa heran dan banyak mengeluh. Namun, yakinlah, jika terus dilatih, lama kelamaan ia akan terbiasa dan kesabarannya pun akan tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Selain menanamkan nilai kesabaran. Anda juga bisa mendidik anak untuk memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitarnya. Caranya? Saat menaiki bus umum atau kereta commuter, Anda dapat menegaskan betapa pentingnya bertenggang rasa antar sesama dengan  mencontohkan perilaku memberikan tempat duduk kepada penumpang yang lebih membutuhkan, semisal orang tua, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

Memang, mengajarkan anak untuk terbiasa menggunakan kendaraan umum  bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan kesabaran dan ketelatenan, hal tersebut tidaklah mustahil. Selamat mencoba!