Atasi Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil dengan 8 Cara Ini!

Hiperemesis Gravidarium

Go Dok- Atasi hiperemesis gravidarium- Sering dianggap sebagai kondisi medis yang sama, banyak orang yang memukul rata pemahaman mereka tentang hiperemesis gravidarum dan morning sickness. Padahal, keduanya merupakan dua hal yang berbeda, lho! Jika morning sickness mengacu pada mual dan muntah yang terjadi pada ibu hamil di 14 minggu pertama kehamilan; maka, hiperemesis gravidarum dapat dipahami sebagai mual dan muntah parah yang terjadi selama lebih dari 16 minggu, atau bahkan sepanjang masa kehamilan.

Pada beberapa kasus, hiperemesis gravidarum yang tidak segera ditangani terbukti dapat merenggut nyawa ibu dan janin. Tidak mengherankan, sebab mual dan muntah parah yang dialami ibu hamil dapat membuat ia kehilangan banyak cairan dan nutrisi tubuh. Tentunya hal ini tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuhnya, tapi turut membahayakan kondisi janin.

Tidak ingin hal tersebut terjadi? Simak 8 cara atasi hiperemesis gravidarum berikut ini:

1. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan protein

Cara atasi hiperemesis gravidarum yang pertama adalah dengan rajin mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan karbohidrat dan proteinnya. Dari sekian banyak pilihan bahan pangan yang dapat disajikan, berikut Go Dok rangkumkan beberapa jenis yang dianjurkan:

  • Sumber karbohidrat
  1. Nasi, roti, dan gandum
  2. Mie yang terbuat dari tepung terigu
  3. Jagung dan kentang
  4. Berbagai jenis ubi
  • Sumber protein
  1. Ikan tuna
  2. Daging ayam bagian dada
  3. Telur
  4. Keju
  5. Daging sapi dan domba muda.
2.  Makan dalam porsi kecil, namun sering

Ternyata, kebiasaan makan dalam porsi besar justru akan membuat ibu hamil mudah mual dan muntah. Solusinya, makanlah dalam porsi yang lebih kecil; namun dengan frekuensi yang lebih sering. Dengan cara begini, kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil serta janin tetap akan terpenuhi.

3. Konsumsi air jahe hangat

Ketika mual muncul, jangan langsung mengonsumsi obat! Mengapa? Karena hal ini bisa saja berakibat buruk pada perkembangan janin. Solusinya, konsumsilah air jahe hangat. Mudah saja cara membuatnya. Pertama, rebus air bersamaan dengan beberapa iris jahe, tunggu hingga mendidih. Saring air rebusan, lalu tambahkan gula atau madu sebagai pemanis.

4. Relaksasi

Cara atasi hiperemesis gravidarum yang selanjutnya adalah dengan relaksasi. Cobalah untuk rutin melakukan meditasi, atau berbaring sambil mendengarkan musik dengan irama dan melodi yang lembut.

5. Rutin meminum susu ibu hamil

Selain untuk menjaga asupan kalisum dan protein bagi ibu dan janin, susu ibu hamil juga berkhasiat untuk mengurangi rasa mual dan muntah. Pilihlah susu ibu hamil dengan rasa kesukaan Anda. Dengan cara begitu, niscaya Anda akan lebih semangat meminumnya setiap hari.

6. Perbanyak asupan vitamin B6

Dari sekian banyak jenis vitamin, ternyata konsumsi vitamin B6-lah yang terbukti ampuh untuk mengurangi mual dan muntah. Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin B6 dengan banyak mengonsumsi beberapa jenis bahan pangan, seperti kentang, sawi, dan kembang kol.

7. Perhatikan posisi tubuh saat bangun tidur

Umumnya, penderita hiperemesis gravidarum akan merasa pusing setiap kali bangun tidur. Pemicunya ditenggarai karena menurunnya tekanan darah. Karena itulah, Anda dilarang untuk langsung bangkit; namun, dianjurkan untuk memiringkan tubuh ke kanan/kiri terlebih dahulu, lalu duduk secara perlahan.

8. Hindari makanan pedas dan tinggi lemak

Cara atasi hiperemesis gravidarum yang terakhir adalah dengan menghindari makanan yang bercita rasa pedas dan tinggi kandungan lemaknya, seperti bakso, mie ayam, soto, dll. Mengapa? Karena makanan tersebut justru akan memperparah mual dan muntah yang Anda rasakan.

Itu tadi 8 cara atasi hiperemesis gravidarum yang dapat dipraktikkan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.