Apa Saja Penyebab Selaput Dara Robek?

penyebab selaput dara robek

Go Dok- Penyebab selaput dara robekDalam beberapa kebudayaan dunia, vagina yang berdarah di malam pertama pernikahan merupakan suatu tanda bahwa seorang perempuan masih perawan dan berasal dari keluarga bermartabat. Indonesia merupakan salah satu negara yang kebudayaannya amat mementingkan hal ini : keperawanan. Dan selaput dara yang utuh hingga penetrasi pertama dalam pernikahan adalah salah satu tandanya. Namun, jarang yang menyadari bahwa keluarnya darah dari vagina pada malam pertama bukanlah indikasi keperawanan. Faktanya, selaput dara bisa saja robek sebelumnya, dan hal ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan seksual sebelum menikah. Jika begitu, lalu apa sajalah hal-hal yang dapat membuat selaput dara robek? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu selaput dara?

Selaput dara merupakan sebuah membran tipis yang pada seorang perawan dapat ditemukan di dekat ujung bawah vagina. Saat pertama kali melakukan hubungan seksual, ujung penis laki-laki umumnya akan merobek selaput tipis ini. Tidak seperti kepercayaan pada umumnya, selaput dara sangat tipis, sensitif, dan tidak pernah benar-benar menutupi keseluruhan jalan masuk vagina. Ada celah-celah pada selaput dara yang memungkinkan darah menstruasi keluar dari vagina Anda.

Penyebab selaput dara robek sebelum melakukan hubungan seksual

1. Bersepeda

Penyebab selaput dara robek yang pertama adalah kegiatan bersepeda. Seperti yang Anda ketahui, bersepeda merupakan sebuah kegiatan di mana Anda harus duduk di antara sadel dan mengayuh pedal dengan kedua kaki. Tekanan kayuhan Anda pada pedal sepeda tentu berbeda-beda gayanya. Nah, jika Anda mengayuh dengan tekanan terlalu keras, atau Anda memakai celana yang terlalu ketat atau tipis saat melakukannya, bukan tidak mungkin selaput dara Anda dapat robek. Apalagi jika Anda pernah mengalami kecelakaan saat bersepeda.

2. Menunggang kuda

Bagi beberapa wanita, menunggang kuda merupakan salah satu cabang olahraga yang difavoritkan. Nah, jarang yang tahu bahwa kegiatan ini dapat menjadi penyebab selaput dara robek. Sama seperti bersepeda, menunggang kuda menempatkan vagina Anda dalam posisi yang cukup berbahaya, dengan duduk di antara sadel. Jika terjadi kesalahan atau kecelakaan, bisa saja vagina Anda terluka dan akibatnya selaput dara robek.

3. Senam atau olahraga meregang

Saat melakukan senam dengan gerakan peregangan yang ekstrem, hal ini bisa menyebabkan selaput dara robek. Jika Anda melakukan kegiatan meregangkan kaki, atau split yang salah sasaran, vagina Anda pun akan ikut meregang, begitu pula selaput dara Anda. Hal inilah yang membuat selaput dara bisa robek.

4. Kecelakaan, terjatuh,  atau trauma

Jika Anda pernah mengalami kecelakaan, di mana vagina Anda terluka atau menjadi sasaran benturan, maka kemungkinan besar ini menjadi salah satu penyebab selaput dara robek. Pasalnya, bentuk selaput dara yang cukup tipis cenderung sensitif terhadap benturan atau terjadinya trauma.

5. Penetrasi jari

Banyak pasangan yang memutuskan untuk menunda melakukan hubungan seksual sebelum menikah, namun setuju untuk melakukan seks lewat jari-jari tangan. Biasanya, lelaki akan menggunakan jari-jari tangannya alih-alih penis, untuk memasuki vagina wanita dan memberinya kepuasan seksual. Hal ini bisa pula membuat selaput dara robek. Jari-jari bisa saja masuk terlalu dalam, dan tanpa sadar merusak selaput dara yang tipis.

6. Masturbasi

Jarang yang tahu bahwa masturbasi dengan jari-jari tangan juga dapat menjadi penyebab selaput dara robek. Tak hanya itu, hal ini juga bisa terjadi saat Anda menggunakan vibrator atau alat bantu seks (sex toys) lainnya ketika bermasturbasi. Pasalnya, alat-alat ini bisa saja masuk terlalu dalam dan merobek selaput dara tanpa sadar.

Nah, itu dia 6 hal penyebab selaput dara robek yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar seks lainnya? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk konsultasikan seputar tipsnya dengan dokter Go Dok, GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi