Apa Penyebab Pecahnya Pembuluh Darah?

penyebab pecahnya pembuluh darah

Go Dok- Penyebab pecahnya pembuluh darah- Beberapa bulan lalu, dunia fotografi dikejutkan oleh kematian salah satu fotografer kawakan Indonesia, Krisupa Saragih, di usianya yang terbilang muda yaitu 41 tahun. Usut punya usut, kematian fotografer profesional ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pada batang otak beliau. Tentu kasus seperti ini tak sering dijumpai pada masyarakat, dan merupakan sesuatu yang harus diwaspadai.

Mari kenali berbagai macam penyebab pecahnya pembuluh darah melalui penjelasan berikut!

Bagaimana pembuluh darah bisa pecah?

Sejatinya, pecahnya pembuluh darah tak hanya dapat terjadi di bagian otak. Hal ini dapat pula terjadi pada bagian kulit dan mata Anda. Telah banyak kasus yang dijumpai mengenai pendarahan pada mata atau di bawah lapisan kulit manusia. Berikut adalah penjelasan tentang masing-masing kasus tersebut:

1. Pecahnya pembuluh darah pada kulit

Ketika pembuluh darah pecah, sebagian kecil darah Anda keluar dari pembuluh darah ke tubuh. Darah yang lolos ini bisa saja muncul tepat di bawah permukaan kulit. Hal ini dapat tampak  sebagai bintik-bintik kecil kemerahan, atau belang-belang datar lebih besar yang disebut purpura. Normalnya, saat bintik atau belang ini Anda tekan, warna kulit akan menjadi pucat dan saat Anda melepaskan tekanan, warna kemerahan akan kembali muncul. Namun, saat terjadi pendarahan pada kulit, warna merah ini tak akan hilang meskipun ditekan.

Penyebab pecahnya pembuluh darah di bawah kulit biasanya karena luka atau cedera, memar, reaksi alergi, infeksi pada darah, atau efek samping suatu pengobatan.

2. Pecahnya pembuluh darah pada mata

Kondisi ini terjadi saat suatu pembuluh darah yang sangat kecil pecah tepat di bawah permukaan mata (conjunctiva) Anda. Hal ini terjadi karena conjuctiva mata Anda tidak dapat menyerap darah dengan cepat, sehingga darah menjadi terperangkap di sana. Seringkali, Anda tidak menyadari terjadinya hal ini hingga kemudian berkaca dan melihat betapa merahnya warna mata Anda. Pecahnya pembuluh darah ini kerap muncul tanpa bahaya yang berarti terhadap mata dan penyebab pecahnya pembuluh darah pada mata ini bisa jadi adalah batuk atau bersin yang sangat kuat. Jika mengalaminya, akan muncul rasa gatal di sekitar area mata. Biasanya, kondisi tersebut akan hilang dalam dua minggu.

3. Pecahnya pembuluh darah di otak

Kondisi ini merupakan kasus pecahnya pembuluh darah yang paling berbahaya. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya pendarahan pada otak Anda, yang kerap ditandai dengan rasa nyeri atau sakit kepala yang hebat secara tiba-tiba. Pendarahan pada otak tersebut bisa saja menyebabkan kerusakan fungsi otak yang berbahaya dan harus diwaspadai.

Penyebab pecahnya pembuluh darah di otak karena tekanan darah tinggi, terjadinya benturan atau trauma pada kepala, penyakit hati, tumor otak, serta kelainan pembuluh darah. Gejala-gejalanya meliputi kejang-kejang, sakit kepala hebat, mual dan muntah, perubahan pada kemampuan melihat, hilangnya koordinasi tubuh, pingsan secara tiba-tiba, serta kesulitan dalam menelan, berbicara, membaca, maupun menulis. Tak hanya itu, Anda juga akan sering merasa kesemutan atau mati rasa.

Nah, itu dia 3 macam kondisi penyabab pecahnya pembuluh darah yang dapat terjadi pada siapa saja. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari SmartphoneDownload aplikasinya di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi