Apa Itu Anestesia? Yuk, Ketahui Lebih Dalam!

anestesia

Anestesia merupakan sebuah tindakan medis menggunakan obat untuk menghilangkan rasa sakit atau rasa lain yang dirasakan pasien selama pembedahan atau operasi. anestesia dilakukan menggunakan beberapa cara, baik menggunakan inhalasi, suntikan, losion, semprotan, tetes mata, atau patch yang ditempel di kulit pasien.

Go Dok- Pernahkah Anda terbayangkan jika operasi dijalankan tanpa obat bius? Tentu sangat menyakitkan, bukan? Oleh karena itu, dokter akan melakukan tindakan anestesia sebelum melakukan pembedahan. Apakah itu? Bagaimana prosedurnya?

Simak paparan seputar anestesia lebih dalam berikut ini!

Jika Anda pernah menjalani operasi, mungkin Anda tidak asing lagi dengan apa yang disebut anestesia. Anestesia merupakan sebuah tindakan medis menggunakan obat untuk menghilangkan rasa sakit atau rasa lain yang dirasakan pasien selama pembedahan atau operasi. Obat yang diberikan akan menghalangi impuls saraf, yaitu rasa sakit, untuk sampai ke sistem saraf. Anda mungkin lebih mengenalnya dengan istilah ‘bius’.

Normalnya, pasien yang terbius akan tertidur/tidak sadar atau tidak merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu. Namun, jangan khawatir, jika kadar obat bius tersebut sudah mulai berkurang di tubuh, pasien tentunya akan terbangun dari tidurnya.

Pada umumnya, anestesia dilakukan menggunakan beberapa cara, baik menggunakan inhalasi, suntikan, losion, semprotan, tetes mata, atau patch yang ditempel di kulit pasien. Tidak menutup kemungkinan, dua tindakan perlu dilakukan dalam anestesia untuk memperlancar operasi dan keamanan pasien. Tindakan tersebut juga disesuaikan dengan kebutuhan operasi yang dilakukan serta kondisi tubuh pasien.

Anestesia sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Anestesia umum (General anesthesia)

Anestesia umum tidak hanya akan mematikan rasa sakit, tetapi juga akan memengaruhi seluruh tubuh dan membuat pasien tertidur/tidak sadar. Biasanya, ahli bedah akan melakukan ini ketika operasi besar untuk pembedahan organ dalam, seperti operasi jantung, otak, hingga transplantasi organ dalam.jenis ini dilakukan dengan kombinasi antara inhalasi dan suntikan.

2. Anestesia lokal (Local anesthesia):

Anestesia lokal dilakukan untuk mematikan saraf sakit bereaksi di titik tubuh tertentu. Karena hanya sebagian, pasien masih dapat tersadar ketika operasi dijalankan. Hanya saja, pasien merasa kebas pada bagian tubuh yang diberikan obat anestesia. Anestesia lokal biasanya dilakukan pada saat menjalani operasi gigi melalui suntikan.

3. Anestesia regional (Regional anesthesia)

Berbeda sedikit dengan anestesia lokal, anestesia regional bertujuan untuk “mematikan” sebagian tubuh tertentu. Anestesia jenis ini biasanya langsung menyasar sebagian saraf utama atau di bagian sumsum tulang belakang. Tindakan ini terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Saraf tulang belakang (spinal)

Biasanya, anestesia ini tujukan untuk daerah sekitar bagian bawah perut dan pinggul dengan cara menyuntikkan obat bius ke saraf tulang belakang. Hal ini yang menimbulkan mati rasa pada bagian bawah tubuh.

  • Epidural dan kaudal

Anestesia jenis ini biasanya dilakukan sebelum prosedur persalinan. Namun, anestesia ini biasanya juga menggunakan kateter tipis yang ditempatkan di rongga yang terletak di sekitar saraf tulang belakang bagian bawah punggung. Tindakan ini juga menghasilkan rasa kebas pada bagian bawah tubuh.

  • Blok saraf

Pada anestesia ini, biasanya akan membius daerah yang terpenuhi oleh pusat-pusat saraf, seperti tangan, lengan, kaki, atau wajah.

Sebelum melakukan anestesia, biasanya ahli akan melakukan beberapa persiapan, seperti memonitor fungsi tubuh selama operasi (pernapasan, detak jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah), menyiapkan pemecahan masalah yang mungkin dapat terjadi selama operasi, mengelola rasa sakit yang akan dirasakan oleh pasien selama operasi, serta menjaga kenyamanan pasien sebelum, selama, dan setelah operasi.

Sama seperti tindakan medis lainnya, anestesia memiliki beberapa risiko, seperti tekanan darah yang terlalu rendah. Namun, untuk meminimalisir hal tersebut, ahli anestesia akan memonitor pasien dan mengondisikan rasa sakit yang akan terjadi selama prosedur operasi.

Itu tadi penjelasan mengenai apa itu anestesia. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

NA/PJ/MA

Referensi