Anda Sering Mendengkur? Waspadai Kematian Mendadak Saat Tidur!

GoDok – Mendengkur, alias ngorok, mungkin merupakan hal yang sudah umum terjadi di keseharian Anda, baik laki-laki maupun wanita. Apalagi jika seharian penuh Anda melakukan aktivitas yang padat, tentu semakin nyata saja suara dengkuran Anda di malam hari. Meskipun sudah merupakan hal yang biasa terjadi, ada baiknya Anda tidak menyepelekan kondisi ini, lho. Sebab, jika kebiasaan mendengkur ini terjadi setiap malam, ada kemungkinan Anda menderita sleep apnea. Penasaran apa yang menghubungkan kedua hal tersebut? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Sleep apnea dan kebiasaan mendengkur

Sleep apnea merupakan gangguan pernapasan yang membuat napas Anda berhenti sesaat ketika sedang tidur. Dua gejala utama sleep apnea adalah ngorok dan kantuk yang berlebihan di siang hari. Bagaimana mendengkur bisa mempengaruhi hal ini?

Ahli kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, Jakarta, dr. Andreas Prasadja, RPSGT menjelaskan, bahwa mendengkur pada dasarnya disebabkan menyempitnya saluran nafas Anda. Ketika tidur, saluran nafas Anda menjadi lemas dan lebih rileks sehingga kemudian menyempit. Akibatnya, walaupun ada gerakan nafas, udara tetap tidak bisa masuk ke dalam sistem pernapasan. Menurut dr. Agus Dwi Susanto, seorang spesialis paru dari RS Persahabatan, Jakarta Timur, kondisi ini praktis akan membuat Anda kekurangan oksigen, dan tubuh Anda akan bereaksi dengan langsung terbangun. Ketika Anda kemudian terbangun, biasanya akan muncul perasaan seperti tercekik, pusing, dan ingin buang air kecil.

Menurut dr. Andreas, mendengkur belum pasti merupakan pertanda seseorang menderita sleep apnea, selama dengkurannya tidak menyebabkan terjadinya gangguan pada pernapasan. Meskipun begitu, kondisi ini tentu harus tetap Anda waspadai. Sebab, menurut artikel yang dimuat pada The Laryngoscope pada tahun 2013, mendengkur merupakan kebiasaan yang lebih berbahaya bagi kesehatan jantung dibandingkan merokok dan mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi. Hal ini dikarenakan berhentinya nafas dan berulang kali oksigen turun naik, efeknya pada jantung pun tak remeh. Berulang kali denyut jantung menjadi pelan, dan lalu cepat saat tidur.

Apa penyebabnya?

Sebenarnya, terdapat beberapa hal yang menyebabkan seseorang mendengkur; di  antaranya adalah memiliki saluran nafas yang sempit, tubuh yang terlalu gemuk, kebiasaan merokok, mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk, serta mengonsumsi alkohol. Selain itu, pertambahan usia juga dapat menjadi faktor seseorang mendengkur. Pasalnya, semakin tua usia seseorang, maka saluran nafasnya akan semakin lembek sehingga memiliki kecenderungan untuk menutup dan menjadi sempit.

Kebiasaan mengorok juga cenderung lebih sering terjadi pada pria. Dikutip dari sciencefocus.com, pria cenderung lebih sering ngorok karena ruangan orofaring pada pria lebih besar. Sehingga saat kondisi lidah rileks ketika tidur, lidah akan menutupi orofaring dan timbulah suara dengkuran.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Untuk mengatasi kebiasaan mendengkur yang hampir setiap hari, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan, antara lain :

1. Menghindari kebiasaan merokok

Tentu sudah banyak dari Anda yang mengetahui bahwa kebiasaan merokok menyebabkan berbagai kerugian bagi kesehatan. Salah satunya adalah menyebabkan Anda mendengkur. Sebab, merokok dapat mengiritasi selaput lendir dan membran mukus pada saluran napas bagian atas sehingga pada bagian tersebut terjadi pembengkakan dan meningkatkan produksi lendir.

2. Menghindari konsumsi obat tertentu sebelum tidur

Obat penenang, seperti tranquilizer, pil tidur, dan antihistamin perlu Anda hindari konsumsinya sebelum tidur. Jika memang Anda benar-benar perlu mengonsumsinya, minumlah 2 – 3 jam sebelum tidur.

3. Berolahraga secara teratur

Jarang yang mengetahui bahwa terdapat beberapa jenis olahraga yang dapat membantu mengatasi sleep apnea. Olahraga yang dimaksud adalah yang termasuk dalam kategori ringan, seperti senam pipi, bersepeda, dan melakukan olahraga yang terfokus pada bagian sekitar leher. Pasalnya, ketiga olahraga tersebut dapat membuat membuat otot leher dan rongga mulut Anda lebih kuat.

4. Menghindari posisi terlentang atau tengkurap saat tidur

Ayo, absen! Siapa di antara Anda yang gemar tidur dengan posisi terlentang? Hati-hati lho, sebab posisi ini dapat memudahkan seseorang untuk tidur mendengkur. Untuk menghindarinya, Anda dapat mencoba posisi tidur yang miring ke kanan atau ke kiri. Jika memang harus tetap tidur terlentang, maka gunakanlah bantal.

5. Memanjakan diri sebelum tidur

Membuat tubuh rileks sebelum tidur ternyata dapat membantu Anda mengurangi kebiasaan mendengkur, lho! Caranya bervariasi, bisa dengan menulis buku harian, melakukan yoga, mendengarkan musik klasik, atau melakukan aktivitas ringan lainnya yang menyenangkan hati.

6. Mengubah pola makan

Untuk menghindari sleep apnea, Anda dapat mengubah pola makan menjadi lebih baik. Hentikanlah kebiasaan makan dan ngemil di malam hari dan mulailah berolahraga secara teratur. Kedua hal ini guna menghindari berat badan berlebih yang menjadi salah satu penyebab sleep apnea.

Yuk, hindari sleep apnea dengan kurangi kebiasaan mendengkur dari sekarang! Semoga bermanfaat!

Comments are closed.