Akibat Depresi Bagi Kondisi Tubuh Anda; Apa Saja?

Akibat depresi

GoDok- Akibat depresi- Jika ditanya, “Apakah Anda ingin bahagia?”; jawabannya pasti, ya! Tapi, karena satu atau beberapa faktor, kadang kita merasakan sedih, cemas, dan tertekan. Memang, hal ini wajar terjadi. Namun, jika dibiarkan terus berlanjut, maka kondisi psikis tadi akan berubah menjadi depresi kronis.

Berikut akibat depresi bagi kondisi tubuh yang jarang diketahui:

1. Meningkatkan berat badan

Akibat depresi yang pertama adalah meningkatnya berat badan. Mengapa bisa demikian? Singkatnya, hal ini terjadi karena penderita depresi umumnya akan mencari penyelesaian masalah dengan banyak mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan gula. Jika dibiarkan terus seperti itu, maka bobot tubuh akan menanjak dengan cepat.

2. Memicu gangguan jantung

Selanjutnya, depresi yang tidak mendapatkan penanganan terbukti meningkatkan risiko seseorang terkena gangguan jantung. Alasannya tidak lain karena ketika mengalami depresi, tubuh akan lebih banyak memproduksi hormon kortisol. Inilah yang dipercaya banyak ahli dapat membuat pembuluh darah arteri rentan mengalami penyumbatan karena plak. Mengerikan, bukan?

3. Menyebabkan nyeri

Meskipun terdengar tidak masuk akal, namun depresi kronis terbukti dapat menyebabkan nyeri di beberapa bagian tubuh -terutama kepala. Para ahli mempercayai bahwa hal ini disebabkan oleh cara kerja otak yang terganggu hingga memicu nyeri.

4. Menurunkan gairah seks

Anda sudah berkeluarga dan tengah menderita depresi? Maka, segera konsultasikan kondisi ini ke dokter. Mengapa? Sebab depresi tebukti dapat menurunkan jumlah serotonin dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa serotonin merupakan hormon yang merangsang timbulnya perasaan bahagia serta gairah seksual.

5. Insomnia

Akibat depresi yang selanjutnya adalah insomnia. Ya, depresi seringkali membuat penderitanya merasakan cemas dan sedih berlebih. Dampaknya, otak akan kesulitan mengirim sinyal mengantuk. Inilah yang membuat mereka terjaga semalaman. Ssst, jika dibiarkan terus berlanjut, maka hal ini dapat memicu penurunan produktivitas sekaligus membahayakan organ tubuh lainnya.

6. Gangguan pada sistem pencernaan

Salah satu keluhan medis yang paling sering dirasa oleh penderita depresi adalah terganggunya sistem pencernaan -umumnya ditandai oleh sembelit atau diare kronis. Mengapa hal ini bisa terjadi? Alasannya tidak lain karena nutrisi dan gizi dalam tubuh akan lebih banyak diserap oleh otak -bukannya dibagi ke seluruh organ tubuh. Mengejutkan!

7. Gangguan sistem metabolik

Jarang yang mengetahui bahwa depresi ternyata meningkatkan risiko Anda terkena gangguan sistem metabolik. Seperti yang telah Anda ketahui, gangguan sitem metabolik merupakan istilah yang mengacu pada kondisi di mana tubuh menderita kombinasi beberapa jenis penyakit, seperti diabetes, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dll.

8. Kanker

Akibat depresi yang terakhir adalah kanker. Tidak mengherankan; sebab, ketika menderita depresi fungsi serta cara kerja sistem imun tubuh akan menurun. Dampaknya, tubuh tidak dapat menjaga dirinya dari risiko dijangkiti sel abnormal yang dapat berkembang menjadi kanker.

Itu tadi beberapa akibat depresi yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.