5 Cara Merawat Lidah yang Harus Anda Ketahui

cara merawat lidah
Bagaimana cara merawat lidah yang baik dan benar? Berikut Go Dok paparkan 5 cara merawat lidah yang dapat Anda dan anggota keluarga praktikkan:

GoDok Cara Merawat Lidah – Tahukah Anda, bahwa menjaga kesehatan mulut tak hanya terbatas pada perawatan gigi dengan baik saja? Selain gigi, lidah pun perlu dijaga kebersihannya. Jika tidak dirawat dengan baik, organ ini akan rentan menjadi sumber dari halitosis, alias bau mulut.

Lalu, bagaimana kita tahu kapan lidah perlu dibersihkan? Lidah yang kotor biasanya ditandai dengan adanya lapisan tipis berwarna putih yang menjadi tempat berkumpulnya bakteri. Tentunya, hal ini dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan gigi dan mulut. Nah, untuk menjaga kesehatan dan kebersihannya, Anda dapat mencoba 5 cara berikut ini:

1. Bersihkan secara teratur

Cara ini adalah yang pertama dan utama untuk mendapatkan lidah sehat dan bersih dari bakteri. Anda bisa menggunakan sikat gigi yang biasa Anda pakai ataupun tongue scraper. Jika Anda terbiasa membersihkan organ pengecap dengan menggunakan sikat gigi, maka pilihlah yang memiliki bulu sikat lembut. Hindari kebiasaan menyikat terlalu keras agar Anda terhindar dari infeksi, ya!

Lalu, seberapa seringkah lidah perlu dibersihkan? Menurut Dr. Joseph Pizzarello, seorang dokter gigi dari Klinik Stoneham UK, membersihkan lidah tidak sama dengan menyikat gigi yang harus dilakukan 2 kali dalam sehari. Bersihkanlah organ ini hanya ketika kotor (ditandai dengan adanya lapisan penutup berwarna putih).  Dr. Pizzarello kemudian menyarankan Anda untuk mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

Langkah 1 : Berkumurlah dengan air hangat untuk membantu melonggarkan lapisan putih di permukaan lidah, sehingga nantinya akan mempermudah proses pembersihan.

Langkah 2 : Bersihkan permukaan lidah dengan menggunakan scraper secara perlahan-lahan; dimulai dari bagian paling belakang, lalu mulai beranjak ke arah depan dengan gerakan berulang dari kiri ke kanan.

Langkah 3 : Berkumur dengan mouthwash atau mengoleskan pasta gigi dapat membantu mempercepat proses pembersihan. Oleskan pasta gigi pada permukaan lidah dan biarkan +/- 90 detik.

Langkah 4 : Bersihkan kembali permukaan lidah dengan menggunakan scraper.

2. Perhatikan jenis makanan

Jarang yang tahu bahwa jenis makanan yang Anda konsumsi juga sangat berpengaruh pada kesehatan lidah. Karenanya, para ahli kesehatan mulut dan gigi menyarankan Anda untuk mengonsumsi beberapa jenis buah-buahan seperti stroberi, apel, lemon, maupun jenis buah-buahan yang lain sebagai pencuci mulut. Selain buah-buahan, para ahli kesehatan juga menyarankan untuk mengonsumsi makanan dan minuman prebiotik seperti yoghurt untuk membantu menghilangkan bakteri.

(Baca: Enggan Makan Yoghurt? Kenali Dulu 5 Manfaatnya!)

3. Menghindari konsumsi alkohol dan kafein

Sudah menjadi rahasia umum bahwa alkohol dan kafein dapat memicu keluhan bau mulut kronis. Penyebabnya? Kandungan asam yang terdapat dalam kedua senyawa tersebut dapat melapisi bagian dalam mulut dan lidah, sehingga bakteri lebih mudah berkembang. Orang yang cenderung memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan kafein cenderung memiliki gigi yang kuning serta bau mulut yang tidak sedap.

(Baca: 5 Langkah Jitu Hentikan Kebiasaan Menenggak Miras)

4. Hindari penggunaan aksesoris

Tren penggunaan aksesoris lidah, seperti tindik, ternyata membawa dampak berbahaya bagi kesehatan. Sebut saja beberapa dampak buruknya, seperti risiko infeksi, meningkatnya jumlah bakteri pada organ mulut, hingga bau mulut kronis. Penggunaan aksesoris tambahan pada organ pengecap pun terbukti dapat membuat mulut terasa pahit dan kering.

5. Biasakan untuk menyikat gigi atau berkumur setelah makan

Tentunya Anda sudah tahu, bahwa menyikat gigi setiap hari dapat meminimalisir penumpukan sisa-sisa makanan di sela-sela gigi dan juga permukaan lidah. Karenanya, sikatlah gigi Anda 30 menit setelah makan dan ikuti kegiatan ini dengan berkumur-kumur setelah makan. Pada saat berkumur, sangat dianjurkan untuk menggunakan cairan antiseptik yang dapat menurunkan risiko terjadinya karang gigi serta dapat membersihkan bakteri maupun noda yang masih menempel.

(Baca: Sudahkah Anda Menyikat Gigi dengan Benar Hari Ini?)

Semoga bermanfaat!