Hari Bumi dan 4 Cara Sehat untuk Merayakannya

hari bumi
Ayo, rayakan hari bumi yanag datang setahun sekali dengan cara sehat ala Go Dok. Berikut 4 cara sehat rayakan hari bumi yang harus Anda ketahui

Selamat Hari Bumi!

Telah 47 tahun, setiap tanggal 22 April, masyarakat dunia memperingati Hari Bumi. Pada hari ini, Anda wajib meluangkan waktu untuk menghargai dan mengapresiasi planet ini. Selain itu, Anda perlu juga mengetahui keadaan bumi dan lingkungan dunia terkini; bertambah burukkah, atau justru ada perkembangan baik? Ternyata, jawabannya masih saja berita buruk. Statistik dari penebangan liar, pencairan es di Kutub Utara, bahkan global warming, semuanya semakin meningkat.

Setiap tahunnya, planet Bumi kehilangan 15 miliar batang pohon per tahun, atau 226 m2 tanah hutan setiap menitnya. Angka yang menakjubkan, ditambah lagi dengan peningkatan polusi dan minimnya aksi untuk mencegahnya. Karenanya, sebagai salah seorang warga dunia, sudah kewajiban Anda untuk turut prihatin dan beraksi bagi kesehatan bumi. Nah, kapan lagi waktu yang tepat untuk mulai melakukannya selain di Hari Bumi? Yuk, simak 4 cara sehat merayakan hari bumi yang dapat Anda praktikkan!

1. Mulailah bersepeda dan berjalan kaki

Siapa sih yang tidak tahu manfaat bersepeda? Atau berjalan kaki? Selain menyehatkan jantung, paru-paru, dan hati, dua kegiatan ini juga bisa membuat tubuh Anda bugar setiap hari. Lebih lagi, untuk lingkungan, bersepeda dan berjalan kaki dalam beraktivitas sehari-hari bisa mengurangi jumlah polusi. Sebab, secara tidak langsung, Anda mulai meninggalkan moda transportasi penyumbang polusi seperti mobil, motor, dan angkutan berbahan bakar bensin lainnya. Nah, tak hanya sehat untuk lingkungan, bersepeda dan jalan kaki juga sehat untuk kantong Anda, lho! Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui, nih!

(Baca: Enggan Bersepeda? Kenali Dulu Manfaatnya!)

2. Kurangi pemakaian kertas dan tisu

Hmmm.. Mungkin poin yang satu ini kedengarannya hanya baik bagi lingkungan. Lalu, apa baiknya bagi kesehatan tubuh Anda? Eits, jangan salah, dengan melimpahnya permintaan akan kertas, secara tidak langsung kesehatan Anda juga dapat terganggu. Seperti yang kita tahu, kertas berasal dari pohon dan semakin besar permintaan konsumen akan kertas, semakin banyak pula hutan ditebangi. Banyaknya deforestasi akan mengurangi pasokan air bersih untuk dikonsumsi. Selain itu, penebangan skala besar juga menyebabkan perpecahaan habitat bagi hewan-hewan di hutan. Hasilnya, hewan-hewan sekecil apapun berkelana keluar hutan, dan manusia jauh lebih terekspos pada hewan-hewan pembawa virus; seperti nyamuk Malaria dan kutu-kutu pembawa penyakit Lyme. Menyeramkan, bukan? Karenanya, kurangi pemakaian dua hal ini sejak dini!

(Baca: Kenali serta Waspadai Polutan Udara di Sekitar Anda!)

3. Berkebun

Tahukah Anda bahwa kegiatan berkebun setiap harinya dapat membantu Anda membakar kalori lebih cepat sekaligus mengurangi stres? Hal ini karena saat berkebun -menanam, menggali, memanen- tubuh dan pikiran Anda akan terus menerus bergerak dan tetap aktif sehingga pikiran pun menjadi rileks. Tak hanya itu, Anda dapat pula menanam buah dan sayuran organik, yang artinya pasokan dapur akan terjamin bebas dari bahan kimia berbahaya. Jika kurang berminat menanam sayuran, Anda dapat pula menanam bunga dan pohon. Tidak hanya Anda yang sehat, Bumi pun turut bugar karena pohon menambah pasokan oksigen dan mereduksi karbondiokisida.

(Baca: Tingkatkan Produktivitas dengan Tanaman Hijau!)

4. Beralih ke produk organik

Meskipun produk-produk semacam ini lebih mahal, namun sayuran dan buah organik terbukti lebih menyehatkan bagi tubuh Anda. Sebab, kebanyakan produk konvensional (non-organik) biasanya menggunakan pestisida yang berbahaya, baik bagi kesehatan Anda maupun bumi. Sebuah organisasi non-profit, Environmental Working Group, mengeluarkan data pada atahun 2012, bahwa masih banyak sayuran dan buah yang dijajakan di supermarket memiliki residu pestisida di dalamnya. Tentu, hal ini berbahaya bagi kesehatan Anda. Sebab, penumpukan kandungan pestisida di dalam tubuh dapat menimbulkan beragam penyakit, seperti kanker, kelahira cacat pada bayi, dan mutasi gen.

Fish and Wildlife Service, sebuah badan di Amerika Serikat yang bertugas memanajemen habitat alami, memperkirakan 72 juta burung di AS terbunuh oleh pestisida setiap tahunnya. Bahkan, beberapa spesies burung dan ikan di seluruh dunia terancam punah karena penggunaan pestisida dari darat, air, dan udara. Jika hewan-hewan yang berada dalam rantai makanan ikut tercemar, manusia juga bisa terkena dampaknya, bukan? Jadi, mulailah mengonsumsi panganan organik, baik dari pasar maupun kebun sendiri.

Nah, itu tadi 4 cara sehat rayakan hari bumi. Semoga bermanfaat!